Kabid Pariwisata Dinas Kebudayaan Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Mojokerto Antor Subendi, mengatakan, tren kunjungan di libur tahun baru sekarang ini meningkat. Bahkan lebih tinggi jika dibandingkan libur Natal, pekan lalu.
’’Tren kenaikan wisatawan ini paling tinggi hari ini (kemarin). Ini puncaknya, karena besok (hari ini) sudah mulai masuk kerja,’’ ungkapnya.
Benar saja, di pemandian Air Panas Padusan misalnya, pada puncak liburan ini tembus 4.855 wisatawan atau naik dari hari sebelumnya sebanyak 2.431 wisatawan.
’’Jadi, ada kenaikan dua kali lipat dengan total dua hari ini capai 7.286 wisatawan,’’ tambahnya.
Termasuk, Air Terjun Dlundung, dalam dua hari ini capai 7.388 wisatawan dan Ubalan Water Park capai 2.029.
Sedangkan Jolotundo tembus 1.583 wisatawan, Coban Canggu 844 wisatawan, dan Troloyo 2.508 wisatawan.
Lalu khusus di Wana Wisata tembus 5.105 wisatawan untuk Minggu (31/12) dan 4030 untuk Senin (1/1) sampai pukul 16.00.
’’Jadi, jika ditotal pada libur di peralihan tahun ini kunjungan wisatawan di 8 destinasi wisata sebanyak 32.282 wisatawan. Angka ini belum termasuk, kunjungan di objek wisata sejarah,’’ paparnya.
Meningkatnya kunjungan ini mendulang realisasi pendapatan asli daerah sektor wisata di peralihan tahun ini. Paling besar ada di Air Terjun Dlundung capai Rp 90 juta.
Disusul, Kolam Air Panas Padusan Rp 71 juta dan Ubalan Water Park sebesar Rp 42 juta. Sedangkan untuk petirtaan Jolotundo sebesar Rp 15 juta, Coban Canggu Rp 6 juta, dan Troloyo Rp 4 juta.
’’Sedangkan khusus Wana Wisata menyumbang PAD Rp 76 juta. Itu untuk kunjungan hari Minggu, karena untuk Senin baru dilaporkan besok (hari ini). Secara hitungan kasar libur tahun baru ini menyumbang PAD sekitar Rp 307 juta,’’ jelasnya.
Menurutnya, angka itu belum termasuk hitungan di libur Natal sebelumnya yang realisasi kunjungan wisatawan juga meningkat. Bahkan lebih tinggi dari yang ditargetkan sebelumnya. (ori/ron)
Editor : Fendy Hermansyah