’’Puncaknya memang hari ini (kemarin), peningkatan, rata-rata capai 40-50 persen jika dibandingkan hari biasa,’’ ungkap Kabid Pariwisata Disbudporapar Kabupaten Mojokerto, Antor Subendi, kemarin.
Lonjakan cukup terasa di Wana Wisata dan Kolam Air Panas Padusan Pacet. Destinasi yang berada di lereng Gunung Welirang ini nampak masih menjadi jujukan favorit masyarakat untuk mengisi liburan. Baik saat akhir pekan atau pun libur panjang Hari Raya Idul Adha 2023, kemarin. ’’Memang pemandian Air Panas Padusan Pacet ini yang paling kita andalkan karena sumber alamnya berbeda dari objek wisata lainnya, ada air panas yang dari belerang Gunung Welirang,’’ bebernya.
Sesuai data, jumlah wisatawan di Wana Wisata Padusan capai 4.465 orang dengan nilai pendapatan Rp 66,4 juta dan di Kolam Air Panas Padusan Pacet capai 3.074 dengan pemasukan Rp 30 juta. Angka ini meningkat dari hari sebelumnya yang ada di angka 1.715 orang atau Rp 25,5 juta di Wana Wisata dan 1.097 wisatawan dengan pendapatan Rp 10,7 juta di Kolam Air Panas.
Tak sekadar itu, keindahan alam dan segarnya sumber air yang ada di air terjun Dlundung Kecamatan Trawas, belakangan juga menjadi jujukan wisatawan saat liburan. Tak heran, di puncak libur lebaran kemarin, kunjungan juga meningkat dari biasanya. Capai 1.685, terdiri dari 1.597 orang dewasa dan 88 anak-anak dengan pemasukan Rp 21 juta. Angka itu juga meningkat dari hari sebelumnya 1.108 orang, terdiri dewasa 1.046 orang dan 62 anak-anak dengan nilai Rp 13,6 juta. ’’Jika dibandingkan Sabtu juga ada peningkatan pengunjung. Lonjakan pengunjung rata-rata terjadi mulai pukul 10.00 sampai pukul dua siang,’’ tuturnya.
Meski diprediksi puncak kunjungan wisatawan libur Idul Adha terjadi hari ini. Antor berharap, wisatawan terus datang ke destinasi pariwisata di Kabupaten Mojokerto seiring bersamaan libur sekolah yang masih berlangsung. ’’Kalau libur sekolah kemungkinan pengunjung normal, karena terkadang liburan anak-anak sekolah itu, mengikuti liburan orang tuanya,’’ tegasnya. (ori/ron)
Editor : Fendy Hermansyah