Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

JOURNEY: Eksotisme Air Terjun Dlundung di Trawas, Mojokerto

Fendy Hermansyah • Sabtu, 28 Januari 2023 | 03:38 WIB
PESONA ALAM: Pengunjung menikmati suasana sejuknya air terjun di kawasan wisata Air Terjun Dlundung, Rabu (25/01). (Galih for JPRM)
PESONA ALAM: Pengunjung menikmati suasana sejuknya air terjun di kawasan wisata Air Terjun Dlundung, Rabu (25/01). (Galih for JPRM)
MOJOKERTO - Air Terjun Dlundung di Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto ini menjadi salah satu tujuan wisata yang sayang jika dilewatkan. Keindahan alam memukau membuat liburan terasa begitu singkat. Dinginnya aliran Air Terjun Dlundung dan udara yang sejuk membuat pengunjung ingin berlama-lama.

Wisata ini berada di lokasi Wanawisata Dlundung. Tepatnya, di Desa Ketapanrame, Kecamatan Trawas. Air Terjun Dlundung berjarak kurang lebih 38 kilometer, dengan waktu tempuh 1 jam 10 menit dari Kota Mojokerto. Wisata ini dibuka setiap hari Senin sampai Jumat pukul 07.00 – 16.00. Sedangkan, hari Sabtu dan Minggu buka selama 24 jam.

Air Terjun Dlundung memiliki panorama alam yang indah dan eksotis. Karena lokasinya berada di antara hutan lereng Gunung Welirang yang lebat. Masih banyak pohon-pohon besar yang tumbuh di sekitar air terjun dan menjadikan udara terasa sejuk. Sehingga cocok untuk melepas penat bersama teman dan keluarga.

”Tempat ini menjadi lokasi wisata karena akses yang mudah untuk dijangkau,” tutur Arif Rokhma, Koordinator Pariwisata Kabupaten Mojokerto. Menurutnya, Air Terjun Dlundung ini mempunyai kilas sejarah yang menarik, dan saat ini masih dalam proses pengumpulan data dan fakta.

Photo
Photo
PESONA ALAM: Pengunjung menikmati suasana sejuknya air terjun di kawasan wisata Air Terjun Dlundung, Rabu (25/01). (Galih for JPRM)

Mayoritas wisatawan yang datang, ingin melihat langsung keindahan Air Terjun Dlundung. Tak hanya itu, pengunjung juga kerap kali menghabiskan waktu di area camping. Pengunjung asal Mojokerto, Zukiyahmatin Farida mengaku dirinya memang sering mengunjungi Air Terjun Dlundung sebanyak empat kali. ”Saya mendapatkan informasi air terjun ini dari media sosial. Sangat direkomendasikan bagi masyarakat yang belum ke Air Terjun Dlundung,” terang Farida.

”Saya baru pertama kali ke sini, suasana sangat sejuk, pemandangan air terjun yang bagus,” tambah Samsul Hidayah, pengunjung asal Surabaya.

Banyaknya warung yang tersedia di area wisata menjadikan ekonomi masyarakat jauh lebih meningkat. Setiap tahunnya untuk menarik minat wisatawan, pihak pengelola melakukan pembangunan dan pembaruan di area Air Terjun Dlundung. Beberapa wisatawan berharap adanya kafe atau tempat nongkrong diperbanyak dan dibangun lebih menarik untuk spot foto.(pontas/ris)
Editor : Fendy Hermansyah
#kabupaten mojokerto #Majapahit #air terjun #Mojopahit #kerajaan majapahit #air terjun dlundung #Kota Mojokerto #journey #journey jawa pos radar mojokerto #mojokerto #soekarno #wisata alam #trowulan #onde-onde