KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Tiket masuk wisata Ubalan Waterpark, Kecamatan Pacet rencana akan dikepras. Tahun ini, Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Mojokerto mengajukan penurunan tarif.
Kepala Disporabudpar Kabupaten Mojokerto Norman Handito mengungkapkan, usulan penurunan tarif tiket wisata di Ubalan Watrpark telah dilayangkan. Kini, rasionalisasi biaya masuk objek wisata di Desa/Kecamatan Pacet ini masih dikaji oleh tim dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). ”Dengan melihat dinamika di lapangan, untuk Ubalan kita usulkan rasionalisasi tarifnya,” terangnya, kemarin.
Langkah serupa sebenarnya pernah dilakukan pada 2022 lalu. Namun, usulan belum mendapatkan lampu hijau dari Pemkab Mojokerto. Karena itu, lanjut Norman, disporabudpar kembali mengajukan penurunan harga tiket masuk di destinasi wisata kolam renang di kaki Gunung Welirang ini.
Disebutkannya, salah satu yang menjadi pertimbangan penurunan tarif tiket adalah pesatnya pertumbuhan destinasi wisata di kawasan Pacet dan sekitarnya. Dengan menawarkan fasilitas serupa dengan Ubalan Waterpark, objek wisata milik swasta menawarkan harga tiket yang jauh lebih murah. ”Kompetitor kita banyak. Apalagi lokasi mereka bisa menjaring wisatawan dari arah Surabaya, Gresik, Sidoarjo,” tandasnya.
Dengan harga tiket Ubalan Waterpark yang kini dipatok Rp 30 ribu per orang, Norman menilai, banderol tersebut terlalu tinggi. Sehingga, tarif tak kompetitif dengan objek wisata yang lainnya. ”Apalagi wisata kita kan segmennya menengah ke bawah. Sehingga, kalau nilai segitu (Rp 30 ribu) masih terlalu tinggi untuk masyarakat,” imbuhnya.
Di sisi lain, tiket Ubalan Waterpark juga belum menerapkan klasifikasi. Baik dari segi usia maupun saat momen hari biasa dan liburan. Dalam usulannya, disporabudpar mengajukan rasionalisasi dengan menurunkan harga hingga 50 persen lebih.
Dari tarif sebelumnya yang dipukul rata Rp 30 ribu per orang, tiket Ubalan Waterpark diusulkan rasionalisasi menjadi Rp 17.500 untuk dewasa dan Rp 12.500 untuk anak-anak. Usulan tiket ini berlaku untuk weekday.
Sedangkan untuk weekend atau akhir pekan, tarif tiket dewasa diusulkan turun jadi Rp 20.000 dan anak-anak Rp 15.000. Selain itu, bagi wisatawan rombongan juga akan mendapat tarif khusus dengan potongan harga 25 persen. Sementara wisatawan mancanegara diusulkan Rp 35 ribu. ”Jadi, kita usulkan rasionalisasi jadi jauh lebih murah. Karena dibanding tarif sebelumnya, baik dewasa maupun anak sama-sama Rp 30 ribu,” pungkas Norman. (ram/ron)
Editor : Fendy Hermansyah