Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Awal Mula Ilmu Keolahragaan di Indonesia

Farisma Romawan • Selasa, 17 September 2024 | 20:06 WIB
Photo
Photo

CATATAN historis ilmu keolahragaan di Indonesia diperkiraan dimulai sejak lembaga-lembaga yang mengajarkan bidang olahraga atau pendidikan jasmani berdiri.

Misalnya, pada 1941 di Surabaya didirikan Academisch Institut voor Lichamelijke Opvoeding (AILO) atau dalam bahasa Indonesia disingkat LAPD (Lembaga Akademi Pendidikan Jasmani). Sekitar 1950-an, lembaga ini berubah nama menjadi Akademi Pendidikan Jasmani (APD).

Pada 1953, akademi ini didirikan di Universitas Indonesia dan juga di Universitas Gadjah Mada. Pada 1960-an, nama akademi disetarakan menjadi fakultas. Khususnya, pada 1963 berbagai ragam pendidikan untuk guru pendidikan jasmani mengalami penyetaraan dan kesetaraan program dan gelar.

Sehingga terbentuk Sekolah Tinggi Olahraga (STO) yang kemudian dilebur ke IKIP (pengembangan dari FKIP) dan menjadi Fakultas Keguruan Ilmu Keolahragaan (FKIK). FKIK kemudian berubah lagi menjadi Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan.

Kerangka historis ilmu keolahragaan di Indonesia lebih condong kepada pemikiran yang diutarakan Herbert Haag tentang ilmu keolahragaan atau sport sciences karena partisipasi dalam lokakarya internasional tahun 1975.

Hasil lokakarya berdampak kuat pada pengembangan kurikulum Sekolah Tinggi Olahraga. Sementara itu, kajian fenomena keolahragaan di Indonesia cenderung mengikuti perkembangan secara internasional.

Hasil kajian yang dipublikasi para ahli dari negara-negara maju dan penemu istilah diadopsi dan digunakan sebagai referensi pengembangan kajian. Utamanya, dalam hal terminologi ilmu keolahragaan di Indonesia juga mengalami perkembangan.

Awalnya, digunakan istilah Gerak Badan, kemudian berturut-turut berubah menjadi Pendidikan Jasmani, Pendidikan Olahraga, Pendidikan Jasmani dan Olahraga. Selanjutnya, istilah yang digunakan untuk menamai disiplin akademik atau disiplin ilmunya adalah ilmu keolahragaan (IKOR). (far/fen)

Editor : Hendra Junaedi
#olahraga #sejarah olahraga Indonesia di ajang internasional