Indonesia merupakan salah satu kekuatan dunia olahraga panjat tebing, khususnya di nomor speed. Bakat Indonesia di nomor speed tidak perlu diragukan lagi.
Pada 2023, Indonesia menjadi juara di kategori ini dengan 11.300 poin, unggul jauh atas China (7.638) dan Amerika Serikat (7.403). Termasuk, meraih medali emas di Olimpiade Paris 2024 kemarin lewat kecepatan Veddriq Leonardo.
Catatan apik Indonesia menjadi nomor satu di nomor speed dunia nyatanya dimulai pada 2021 saat mengumpulkan 503 poin berdasarkan situs resmi IFSC.
Pelatih Timnas Panjat Tebing Indonesia Hendra Basir mengungkap, kelebihan Indonesia di nomor speed karena tidak memiliki kendala dengan jalur yang berubah-ubah. Dan hanya fokus dalam meningkatkan kecepatan atau catatan waktu.
Nomor lead dan boulder memang bergantung pada poin (pijakan) atau jalur memanjat yang selalu berubah di setiap kejuaraan. Dengan begitu, pemanjat-pemanjat Indonesia harus terbiasa dengan perkembangan poin dan jalur lead atau boulder tersebut.
Untuk menang atau berprestasi di nomor speed, setiap atlet perlu meminimalisir atau menghindari sejumlah error. Misalnya, diskualifikasi karena tidak menekan sensor kaki, atau terlalu cepat bergerak sebelum waktunya. Ini tentu bukan hal yang mudah, karena saat memanjat, seorang atlet juga bukan tanpa kesalahan. Atlet dituntut harus membagi konsentrasi antara terus memacu naik ke atas dengan memantapkan pegangan dan juga gerakan kaki. (far/ris)
Editor : Imron Arlado