Olahraga Hurling

Yulianto Adi Nugroho • Dipublikasikan Sabtu, 20 Juli 2024 | 19:45 WIB

Photo
Photo
 

Meski tak populer di Indonesia, hurling merupakan olahraga nasional Irlandia yang familiar di seantero Eropa, Amerika Utara hingga Australia. Secara sederhana olahraga ini bisa disebut sebagai kombinasi antara hoki dan sepak bola, tetapi dengan versi permainan yang lebih brutal dan cepat. 

Beberapa ulasan menyebut bahwa hurling adalah salah satu olahraga lapangan tertua di dunia.

UNESCO pada 2018 bahkan menyatakannya sebagai warisan budaya tak benda. Hurling dianggap menjadi bagian penting identitas Irlandia selama ribuan tahun.

 Secara permainan, mengutip sejumlah sumber, lapangan hurling memiliki ukuran 130x80 meter, lebih luas dari arena sepak bola.

Olahraga ini dimainkan oleh dua tim dengan masing-masing 15 pemain. Pertandingan hurling berlangsung selama dua babak dengan durasi 25 menit per babak.

 Unsur utama olahraga hurling adalah tongkat pemukul bernama hurley. Tongkat ini digunakan setiap pemain untuk memainkan bola yang memiliki ukuran sama dengan bola baseball.

Layaknya sepak bola, tim yang mencetak gol lebih banyak akan menjadi pemenang.

 Kecepatan lari menjadi ciri khas dari pertandingan hurling. Seorang pemain biasanya mampu berlari dengan jarak tempuh hingga ratusan kilometer per jam  saat melakukan serangan.

Benturan keras antarpemain pun kerap tak terhindarkan. Mereka bahkan mengenakan helm khusus sebagai pelindung kepala, seperti American football.

 Di luar karakternya yang brutal, kelihaian pemain dalam mengolah bola menggunakan hurley adalah tontonan yang menarik.

Tak jarang pemain hurling mampu memukau penonton dari caranya mencetak gol. Bayangkan saja ketika Lionel Messi melewati pemain lawan sebelum mencetak gol. (adi/ris)

 

Editor : Hendra Junaedi
Hurling