Squash, Bermain dengan Dinding Pantul

Yulianto Adi Nugroho • Dipublikasikan Kamis, 6 Juni 2024 | 17:30 WIB

 

Photo
Photo

INILAH olahraga memantulkan bola ke tembok. Namanya squash. Permainan ini mirip tenis tetapi menggunakan tembok.

Dalam pertandingan squash, pemain akan beradu memukul bola ke sebuah dinding pantul mengunakan raket hingga bola tersebut tak dapat dikembalikan lawan.

 Meski tak begitu populer, cabang olahraga squash rupanya sudah dipertandingkan di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) sejak edisi 1996.

Pertama kali di perkenalkan di Inggris, squash banyak digemari karena memiliki kemiripan dengan tenis dan bulu tangkis.

 Melansir berbagai sumber, squash dimainkan di ruang indoor tanpa net dengan dua (tunggal) atau empat pemain (ganda).

Lapangan squash berupa persegi panjang berdinding dengan panjang 9,75 meter dan lebar 6,4 meter. Peralatan yang dibutuhkan dalam permainan ini adalah raket mirip tenis dan bola kasti.

 Dalam pertandingan squash, pemain menghadap sisi dinding yang sama. Permainan diawali dengan memukul bola ke dinding depan.

Pemain lawan kemudian harus mengembalikan bola ke arah dinding sebelum memantul dua kali di lantai. Permainan squash berlangsung hingga salah satu pemain mencapai 11 poin. (adi/fen)

Editor : Hendra Junaedi
squash