JAWA POS RADAR MOJOKERTO- KABADDI adalah cabang olahraga yang sepintas mirip permainan tradisional, yakni bantengan atau gobak sodor.
Dikenal di India sejak era lahirnya kitab Mahabharata, kabaddi menjadi cabor baru yang resmi dipertandingkan di PON 2024.
Prinsip permainan kabaddi sebetulnya sederhana. Dikutip dari berbagai sumber, kabbadi merupakan olahraga tim yang dimainkan dalam waktu dua kali 20 menit.
Dua tim masing-masing terdiri dari tujuh pemain akan berhadapan dan bergantian menyerang.
Serangan yang dimaksud adalah pemain secara bergantian berlari melewati garis tengah lapangan ke arah area lawan, dengan tujuan menyentuh anggota tim musuh, lalu kembali ke area tim sendiri.
Dalam pertandingan kabaddi, seorang raider, sebutan untuk pemain yang masuk ke arena lawan, harus meneriakkan kata ”kabaddi”. Poin yang diperoleh raider semakin banyak tergantung jumlah pemain yang berhasil ia sentuh.
Namun, di sinilah tantangannya. Setelah berhasil menyentuh, tim lawan akan berusaha mencegah pemain tersebut melewati garis tengah agar tidak bisa kembali ke area permainan sendiri. Ketika pemain itu berhasil ditangkap, poin akan diberikan ke lawan.
Lapangan tempat pertandingan kabaddi berukuran 13x10 meter untuk kategori putra, dan 12x8 meter untuk putri.
Area permainan tim dibagi menjadi dua sisi yang dipisahkan oleh garis tengah. Setiap sisi lapangan tim dibagi lagi menjadi dua. Terbagi atas area baulk selebar 3,75 meter, dan area bonus yang memiliki lebar 1 meter dari garis baulk.
Mengingat karakternya sebagai olahraga kontak, seorang atlet kabaddi dituntut memiliki kekuatan fisik yang prima. Guna memenangkan permainan, tim kabaddi harus memiliki strategi agar meraih poin lebih banyak.
Selain dikenal permainan unik, kabaddi rupanya memiliki sejarah panjang. Olahraga ini bahkan disebut dalam epos kuno Mahabharata yang disusun sebelum abad ke-3 Masehi. Dari olahraga tradisional di tempat lahirnya, di India, kabaddi kini menyebar ke seluruh penjuru Asia dan dunia.
Baca Juga: Padel, Olahraga Ini Mirip Tenis
Di Indonesia, kabaddi mulai dikenal sejak 2008 lewat ajang Asian Beach yang digelar di Bali.
Pada 2021 lalu, olahraga yang diwadahi dalam organisasi Federasi Olahraga Kabaddi Seluruh Indonesia (FOKSI) itu menjadi cabor eksibisi PON dan tahun ini akan menjadi cabor resmi dalam ajang PON tahun ini. (adi/ris)
Editor : Imron Arlado