Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Soft Tenis, Bola Lebih Ringan

Yulianto Adi Nugroho • Kamis, 30 Mei 2024 | 14:55 WIB

 

Photo
Photo

SEPERTI namanya, olahraga soft tenis adalah versi lembut dari tenis lapangan. Selain bola dan raket yang lebih ringan, permainan soft tenis tak ’’sekeras’’ tenis biasa yang menguras energi dengan waktu pertandingan yang lama.

 Soft tenis akan dipertandingkan secara resmi di PON 2024 Aceh-Sumatra Utara setelah pada PON 2021 Papua menjadi cabor ekshibisi.

Olahraga sempalan tenis lapangan ini mengalami perkembangan secara masif di Indonesia sejak sedekade terakhir.

 Menurut sejarahnya, dikutip dari sejumlah sumber, soft tenis sudah lama sekali dimainkan di Jepang.

Pertama kali dikembangkan di sana sejak 1885, olahraga ini makin dikenal secara luas di berbagai belahan dunia. Persatuan Soft Tenis Indonesia (Pesti) yang dibentuk pada 2014 menjadi wadahnya di tanah air.

 Prinsip permainan soft tenis sama persis dengan tenis biasa. Aspek yang membedakan keduanya ada pada sarana dan prasarananya.

Soft tenis menggunakan bola yang lebih ringan, empuk, tak berbulu, dan jauh lebih lentur. Spesifikasi ini berbeda dengan bola tenis biasa keras dan memiliki kecepatan tinggi saat dipukul.

 Dengan bola yang ringan dan fleksibel ini, pantulan bola soft tenis tak sejauh dalam permainan tenis biasa yang menguras tenaga.

Kondisi ini didukung dengan raket soft tenis yang posturnya lebih kecil dan enteng dibanding raket tenis biasa.

 Selain dianggap lebih ramah segala umur dari anak-anak sampai orang tua, soft tenis juga tak butuh lapangan khusus. Sebab, permainan ini bisa dimainkan di lapangan tenis biasa. (adi/fen)

Editor : Hendra Junaedi
#soft tenis #koni