Ini adalah olahraga bela diri baru. Namanya hapkido. Hapkido berasal dari Korea Selatan, negara asal bela diri taekwondo yang dikenal di seluruh dunia itu. Meskipun mirip, terdapat beberapa perbedaan mendasar antara hapkido dan taekwondo.
Dilansir dari sejumlah sumber, hapkido merupakan seni bela diri yang mengombinasikan harmoni dan energi. Dalam sejarahnya, hapkido berakar dari daito-ryu aiki-jujutsu alias jujitsu, ilmu bela diri Jepang, dan dipengaruhi oleh gerakan taekkyon dan judo. Dalam pertandingan, hapkido lebih berfokus pada teknik membanting kunci untuk pertahanan diri.
Teknik bela diri hapkiod disebut dengan hosinsul. Variasinya kunciannya bermacam-macam seperti sendi, grapping, bantingan, tendangan, dan pukulan. Sementara itu, taekwondo merupakan ilmu bela diri yang berakar dari karate. Olahraga olimpiade ini lebih fokus pada serangan yang mengandalkan gerakan kaki.
Hapkido mulai dikenal di Indonesia dan resmi berdiri sejak 2014. Adalah Master Vincentius Yoyok Suryadi yang menjadi pendiri Hapkido Indonesia. Hapkido dinaungi induk Pengurus Pusat Hapkido Indonesia (PPHI).
Setelah makin dikenal dan diterima masyarakat, hapkido mulai dipertandingkan sebagai olahraga ekshibisi di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021. Dan, di PON tahun ini, hapkido akan menjadi pertandingan resmi.
Di Jawa Timur, hapkido pertama kali dipertandingkan dalam ajang Porprov VIII 2023 lalu. Dalam ajang dua tahunan tersebut, cabor hapkido yang juga baru terbentuk berhasil mendulang lima medali perak dan empat medali perunggu. (adi/fen)
Editor : Hendra Junaedi