Mereka adalah atlet proyeksi Porprov IX 2025 dan atlet yang terjaring melalui kejurkab pada awal bulan yang sama.
Ketua Binpres Forki Kabupaten Mojokerto M. Ridhoi memperkirakan sekitar 25-40 atlet akan tampil di ajang kejurprov.
Mereka mengisi sejumlah nomor pertandingan dari berbagai kategori umur.
’’Yang junior-junior dari hasil kejurkab awal Juni nanti, yang senior kami isi dengan atlet proyeksi porprov,’’ ujarnya.
Kejurkab Karate Mojokerto rencananya digelar 8-9 Juni. Ajang ini akan diikuti seluruh klub dan perguruan di kabupaten dari usia junior sampai senior.
Turnamen tersebut menjadi wadah bagi karateka menunjukkan bakatnya sekaligus penjaringan atlet.
Ridhoi menyebut, juara kejurkab juga akan diambil untuk tampil di kejurprov. ’’Mereka nanti menjalani TC selama sekitar tiga minggu,’’ imbuhnya.
Kejurprov karate akan berlangsung di GOR Ken Arok, Kota Malang, 28-29 Juni atau sekitar tiga pekan setelah kejurkab.
Atlet-atlet yang terpilih melalui kejurkab nantinya akan menjalani pemusatan latihan sebelum turun ke kejurprov.
Demikian pula dengan atlet binaan Forki proyeksi porprov. (adi/fen)
Editor : Fendy Hermansyah