Pengurus mengincar para pemain basket di sekolah menengah atas untuk bergabung ke cabor bola tangan.
Ketua Asosiasi Bola Tangan Indonesia (ABTI) Kabupaten Mojokerto Denny Kusuma Fatkhur menyatakan, pihaknya mulai menyiapkan diri menghadapi Porprov IX Jatim 2025.
Para atlet yang turun pada porprov edisi tahun lalu segera dikumpulkan lagi untuk menjalani pemusatan latihan.
Di samping itu, upaya penjaringan atlet juga dijalankan dengan menyasar pelajar di jenjang SMA.
”Kita sosialisasi ke sekolah-sekolah seperti MAN dan SMA untuk mencari bibit-bibit, terutama yang anak-anak basket,” ujarnya, kemarin. Antara bola tangan dan basket memang tak banyak berbeda.
Prinsip dasar dua olahraga itu sama-sama mengandalkan kekuatan tangan untuk menguasai bola.
Denny mengatakan, sasaran penjaringan ke pemain-pemain basket di lingkungan sekolah juga akan memudahkan proses adaptasi.
Dengan teknik basket yang sudah dikuasai, para pemain diharapkan lebih mudah memainkan permainan bola tangan.
”Kita butuh yang posturnya tinggi, terutama atlet putri. Lha kita lagi tahap pencarian ke sekolah-sekolah ini,” tuturnya.
Penjaringan atlet ini sebagai upaya untuk membenahi skuad bola tangan baik putra maupun putri yang tampil di ajang porprov tahun lalu.
Denny menyebut, tahun ini, pihaknya juga berencana untuk menggelar kejuaraan bola tangan tingkat kabupaten. Turnamen tahunan itu diharapkan mampu memunculkan bibit-bibit atlet sehingga regenerasi tak terhambat. (adi/ron)
Editor : Fendy Hermansyah