The Lasmojo wajib meraih poin penuh guna menjaga asa lolos ke fase berikutnya.
Tim asuhan Lulut Kistono itu sebelumnya mengawali babak 16 besar dengan kurang mulus.
Bersua Persid Jember, Kamis (18/1), skuad Mari Siswanto dkk dibungkam 2-0. Masing-masing melalui penalti (52’) dan serangan cepat dari sayap kiri (63’). Mentalitas PSMP rontok sejak gol pertama tercipta.
’’Begitu kemasukan anak-anak langsung down. Babak pertama kita banyak peluang, saya yakin menang. Tapi begitu kena penalti (pada babak kedua) langsung drop,’’ kata Lulut kepada Jawa Pos Radar Mojokerto, kemarin (19/1).
Pelatih 55 tahun asal Surabaya itu tak melihat adanya persoalan dari segi organisasi permainan maupun kreatifitas serangan.
Hal yang disorotinya justru soal mentalitas, khususnya pemain muda.
’’Kami sudah melakukan evaluasi dan persiapan kami untuk pertandingan besok (hari ini, Red) sudah maksimal,’’ tandasnya.
Kali ini, pihaknya yakin bisa menang dari PSM Madiun. Raihan tiga poin dari pertandingan kedua tersebut penting untuk menjaga asa agar Laskar Mojopahit bisa melaju ke babak 8 besar. ’’Kami siap menang,’’ tegas eks pemain Galatama itu.
Pada laga yang berlangsung pukul 13.00 siang ini, PSMP tidak diperkuat kapten Mari Siswanto. Bek berpengalaman itu terkena akumulasi dua kartu kuning sehingga dilarang bermain.
Lulut memastikan absennya sosok senior ini tak mempengaruhi barisan pertahanan tim. ’’Mari Siswanto sosok berpengalaman, tapi kita sudah siapkan pengganti yang siap mengawal pertahanan,’’ ucap dia.
Babak 16 besar Liga 3 Jatim terdiri dari empat grup dengan masing-masing empat tim.
Dua tim terbaik dari setiap grup akan melaju ke babak 8 besar yang sekaligus menjadi tiket tampil di Liga 3 putaran nasional.
Setelah menghadapi PSM Madiun, PSMP akan bersua dengan tuan rumah Persekabpas Pasuruan pada pertandingan terakhir, Senin (22/1). (adi/fen)
Editor : Fendy Hermansyah