Para pelajar SD sampai SMA yang mengikuti kejuaraan terbuka di Madiun berhasil membawa pulang puluhan medali, kemarin.
Kejuaraan Renang Pirahna Cup 2024 berlangsung selama dua hari terakhir, 6-7 Januari.
Kompetisi renang untuk kelompok umur kelahiran 2008 sampai 2015 ini diikuti 586 atlet. Mereka berasal dari 86 klub dan sekolah di Jatim dan Jateng.
Medali untuk Kabupaten Mojokerto disumbang oleh Gajah Mada Aquatic Club dan Hayam Wuruk Aquatic Club.
Penampilan para perenang pelajar yang dibawa dua klub tersebut tak main-main. Hingga kemarin misalnya, atlet dari Gajah Mada Aquatic Klub total meraih 12 medali. Meliputi 4 medali emas, 4 perak, dan 4 perunggu.
’’Medali ini didapat atlet tingkat SD dan SMP,’’ ujar Ketua Gajah Mada Aquatic Club sekaligus Sekretaris Akuatik Mojokerto Shokeh, kemarin.
Belasan lencana itu diperoleh dari sejumlah nomor perlombaan, seperti 100 meter gaya bebas, 100 meter gaya dada, 50 meter gaya dada, dan gaya ganti.
Shokeh menyatakan, M. Ticho Zaidan Rifqi yang turun di kelompok umur IV (kelahiran 2013-2014) mendapat predikat sebagai perenang terbaik di kelasnya.
Siswa kelas 4 SDN Kebonagung, Puri, itu menyumbang 4 medali emas, 1 perak, 1 perunggu.
Sementara itu, perolehan apik juga diraih oleh atlet yang tergabung dalam Hayam Wuruk Aquatik Club. Mereka mengoleksi total 13 medali meliputi 5 medali emas, 7 perak, dan 1 perunggu.
Klub ini juga bertengger di posisi ke-4 klasemen perolehan medali di bawah Diessel SC Kediri, Ponorogo Swiming Club, dan SDN Kemayoran 1, Bangkalan.
Perolehan puluhan medali di tingkat provinsi ini menjadi bukti prestasi perenang junior asal Kabupaten Mojokerto.
Shokeh menyebut, kejuaraan ini sekaligus menambah pengalaman para atlet muda tersebut.
Kejuaraan ini, lanjutnya, juga menjadi ajang seleksi oleh Akuatik Jatim sebelum Kejurda Renang Jatim yang akan digelar Maret nanti.
’’Prestasi ini tentunya sangat membanggakan dan menjadi penyemangat, baik untuk klub maupun Akuatik Mojokerto. Terlebih sebentar lagi kita akan menatap kejurda di Surabaya,’’ tandasnya. (adi/fen)
Editor : Fendy Hermansyah