Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Tiga Cabor Serumpun di Kota Mojokerto Geber TC

Yulianto Adi Nugroho • Kamis, 4 Januari 2024 | 18:45 WIB

BERPRESTASI: Atlet judo Kota Mojokerto menjalani latihan rutin di dojo Kelurahan Meri, Kecamatan Kranggan.
BERPRESTASI: Atlet judo Kota Mojokerto menjalani latihan rutin di dojo Kelurahan Meri, Kecamatan Kranggan.
KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Atlet bela diri dari tiga cabor serumpun di Kota Mojokerto segera menjalani training center (TC) guna menatap Porprov IX 2025 di Malang Raya.

Dengan regenerasi yang berjalan, pengurus optimistis meraih medali lebih dari yang diperolehan pada porprov tahun lalu.

Tiga cabor serumpun itu meliputi kurash, judo, dan sambo. Disiplin ilmu yang tak jauh berbeda membuat para atlet dari cabang bela diri ini bisa berlatih bersama.

Intensitas latihan yang dipimpin Kepala Pelatih M. Syaiful Raharjo di dojo Kelurahan Meri, Kecamatan Kranggan, ditingkatkan seiring dengan program panjang jelang porprov tahun depan.

Kurash, misalnya, tahun ini bakal memperbanyak TC dan latihan bertanding (sparing) dengan daerah lain.

”Kita juga akan melaksanakan TC di luar daerah bekerja sama dengan beberapa pemain timnas kurash dan judo untuk didatangkan ke sini,” ujar Syaiful, kemarin.

Atlet binaannya dari cabor kurash meraih dua medali emas dan dua perunggu pada Porprov VIII 2023 September lalu.

Medali emas disumbang Hendra Aditya dari kelas 60 dan 66 kilogram (kg) putra serta perunggu oleh Valia Ramadhanti Muria Agung (63 kg putri) dan Mukhamad Melvino Satria (50 kg putra).

Torehan tersebut, kata Syaiful, melebihi target awal yakni satu emas dan dua perunggu.

Berkaca dari catatan ini, tahun depan pihaknya menarget perolehan lebih. ”Tahun depan mereka yang masih junior ketik turun di porprov tahun lalu akan lebih siap dan usianya lebih matang,” tuturnya.

Program TC dan sparing juga akan dijalankan pada atlet yang menekuni cabor judo dan sambo. Pada porprov tahun lalu, kontingen kota meraih tiga medali perunggu dari judo.

Meliputi Immanuel alfredo putra Takim (perorangan putra kelas 90-100 kg), Octa Widya Yulianti (perorangan putri kelas 63-70 kg), dan Ferdyansyah Irawan Cahyo (perorangan putra kelas 73-81 kg).  

Syaiful menyatakan, atlet-atlet matang dari judo yang turun di cabor kurash pada porprov tahun lalu juga akan dikembalikan ke cabor awal untuk porprov tahun depan.

”Karena di kurash regenerasinya sudah berjalan dan atlet-atletnya sudah matang secara teknik, fisik, dan usia,” bebernya. (adi/ron)

 

Editor : Fendy Hermansyah
#kota #training center #mojokerto #cabor