Saat ini para pemain hasil seleksi mulai menjalani latihan rutin dan melakoni uji coba jelang kompetisi Liga 3 Jatim bulan depan.
Lulut menyatakan, pihaknya mengambil sekitar 25 pemain terpilih dari beberapa tahap seleksi.
Mereka merupakan pemain lokal Kabupaten Mojokerto dan daerah sekitar.
Mulai Rabu (1/11), para pemain tersebut mulai ditempatkan di mess dan menjalani program latihan.
’’Selama satu bulan latihan akan kita lihat progres pemain,’’ ujarnya.
Sabtu (4/11) lalu, tim racikan Lulut menjalani laga uji coba internal menghadapi PSMP U-17 dan AC Majapahit di Stadion Gajah Mada Mojosari.
Pertandingan itu dikemas dengan skema waktu 45 menit. Pertandingan ini yang pertama digelar semenjak Lulut menukangi tim dan melakukan beberapa kali seleksi pemain.
Sejumlah laga uji coba akan digelar jelang putaran Liga 3 Jatim awal bulan depan.
Lulut menyatakan akan terus memantau perkembangan tim selama waktu satu bulan tersisa. Sistem promosi-degradasi (promdeg) tetap diterapkan.
Dalam tahapan persiapan ini, manajemen juga akan menyeleksi sejumlah pemain senior incaran dari sejumlah daerah.
Lulut mengungkapkan, pihaknya tengah membangun PSMP menjadi tim yang memiliki ball possession kuat.
Karakter permainan dengan penguasaan bola itu dibutuhkan agar pemain tidak mudah kehilangan bola.
’’Tidak asal ball possession, tapi yang progresnya ke depan (menyerang, Red),’’ tandasnya.
Manager PSMP Ramzy Okabha mengatakan, pihaknya tetap membuka peluang pemain baru selama masa pemusatan latihan dan uji coba sepanjang November.
Hal itu seiring dengan sistem promdeg yang diterapkan.
’’Kalau tidak berhasil perform bisa dicoret juga,’’ ulasnya.
Seluruh pemain yang telah menjalani seleksi ini merupakan pemain muda maksimal kelahiran 2001.
Ramzy menyebut, setiap tim Liga 3 diberi slot 7 pemain senior.
Pihaknya menyebut telah memiliki incaran sejumlah nama pemain senior untuk mengisi komposisi PSMP.
’’Selama latihan nanti mereka akan kita undang untuk trial,’’ ungkap dia. (adi/fen)
Editor : Fendy Hermansyah