Ajang yang sudah berlangsung selama sebulan terakhir itu sukses menghadirkan hiburan segar sekaligus mendongkrak perekonomian warga.
Sebanyak 32 tim dari seantero Kabupaten Mojokerto hingga Gresik dan Lamongan saling menyingkirkan demi memperebutkan total hadiah Rp 11 juta.
Mereka mengikuti turnamen yang untuk pertama kali digelar Pemdes dan Karang Taruna Desa Gunungsari dengan peserta lintas daerah itu secara gratis.
Bergulir sejak 27 Agustus lalu, turnamen ini telah menginjak babak semifinal, Minggu (24/7) malam.
Kompetisi yang diikuti para pemain voli jagoan ini telah menyedot perhatian masyarakat luas. Setiap pertandingan yang digelar malam hari selalu dipadati ribuan penonton.
”Mereka datang dari berbagai daerah,” ujar Kepala Desa Gunungsari Susanto. Selain sebagai penggila voli, para penonton juga hadir sebagai suporter masing-masing tim.
Susanto mengatakan, rekor jumlah penonton terbanyak mencapai sekitar 6 ribu orang. Jumlah ini diperkirakan lebih tinggi pada partai final yang digelar Rabu (27/9) malam nanti.
Animo tinggi turnamen ini secara langsung turut menghidupkan perekonomian warga setempat.
”Banyak sekali warga yang berdagang dan membuka stand,” tuturnya.
Perputaran uang setiap pertandingan dengan jumlah penonton demikian banyaknya diperkirakan mencapai ratusan juta.
Selain dari aspek penjualan makanan dan minuman, pendapatan dari tarif parkir Rp 15 ribu per orang yang sangat tinggi.
Hasil dari parkir tersebut masuk ke kas karang taruna dan digunakan untuk operasional turnamen hingga hadiah bagi para juara.
”Turnamen ini sekaligus menjadi ajang guyub dan kerja sama warga desa,” tandas Susanto. (adi/ron)
Editor : Fendy Hermansyah