”Saat ini kita mau evaluasi dahulu. Nanti kita akan fokus latihan fisik (selama) satu bulan ini. terutama di strenght para pemain ini,” ungkap head coach tim sepak bola Kabupaten Mojokerto Teddy Arif Prianto. Kembali digenjotnya aspek fisik para pemain diyakini bisa membawa performa skuad Bumi Majapahit kembali on the track. Setelah beberapa kali kalah dalam pertandingan laga uji coba. Baik kalah 0-4 melawan Arema FC hingga takluk 0-1 di kandang sendiri saat menjamu tim porprov Gresik akhir pekan lalu.
Tim pelatih sekaligus mengejar otomatisasi kemampuan fisik pemain agar terbiasa berlaga di bawah padatnya agenda dengan intensitas tinggi. Salah satunya melalui intensitas latihan empat kali dalam sepakan yang akan ditingkatkan. ”Mungkin latihannya nanti akan kita tambah pagi dan sore hari. Pagi di lapangan, sore di fitness center. Ini sedang kita komunikasikan dengan manajemen,” beber pelatih lisensi C ini.
Bagi masing-masing pemain, kembali digenjotnya skill fisik ini untuk menambah daya tahan mereka saat bertarung selama 90 menit penuh di lapangan. Baik menambah daya jelajah pemain, mengimbangi ritme permainan cepat, hingga melancarkan strategi yang disusun untuk membombardir pertahanan lawan. ”Karena ini juga sudah jadi bagian program latihan yang kita rancang sejak awal pemusatan latihan lalu,” ujar mantan asisten pelatih Arema Indonesia ini.
Tak melulu dijejali materi latihan dan game internal, progres skuad Bumi Majapahit bakal dievaluasi dengan melakoni laga uji coba lanjutan. Yang rencananya akan dilakukan dua pekan sekali. ”Nanti perkembangannya seperti apa, kita ukur dengan sparing lawan tim porprov daerah lain. Untuk sparing lawan tim Liga 3 masih belum, kita masih fokus benahi ini dahulu,” tandas pelatih asal Dawarblandong ini. (vad/ron)
Editor : Fendy Hermansyah