’’Ada pembaruan aturan dari World Association of Kickboxing Organizations (WAKO), salah satunya terkait pukulan dan sasarannya mana saja. Ini yang sedang kami fokuskan saat ini. Karena memang regulasi di kick boxing ini terus update,’’ ungkap pelatih kick boxing Kabupaten Mojokerto Susilo. Hal tersebut tak lain karena ketepatan pukulan dan tendangan mempengaruhi poin yang bisa dimaksimalkan atlet. Nantinya, jurus-jurus anyar tersebut bakal diterapkan di sejumlah nomor pertandingan olahraga bela diri asal Jepang tersebut.
Mulai dari musical form, point fighting, hingga full contact. ’’Selain itu, kita juga fokus latihan fisik karena fisik anak-anak masih kurang,’’ terangnya. Tak hanya menggembleng skill atlet secara internal, dalam waktu dekat enam boxer andalan Bumi Majapahit bakal kembali menguji kemampuan di kejuaraan tingkat Jatim. ’’Insyaallah awal Juni nanti kita ikut kejuaraan (terbuka) Piala Bupati Bangkalan. Di situ nanti persaingan akan sangat ketat karena pesertanya nanti pengurus daerah (KBI) se-Jawa Timur,’’ urai Susilo.
Hal ini, lanjut Susilo, sudah menjadi bagian dalam program latihan tim pelatih. Sebab, adanya keterlibatan skuad boxing Kabupaten Mojokerto dalam kejuaraan dan turnamen, ini sekaligus menambah pengalaman bertanding para atlet. Sebelum, bersaing di babak utama gelaran porprov September mendatang.
’’Dari latihan yang terus kita tingkatkan itu nanti kita bisa ukur secara berkala di kejuaraan dan turnamen yang ada. Disitu kita sekalian melihat sejauh mana perkembangan atlet daerah lain,’’ tukasnya. (vad/ron)
Editor : Fendy Hermansyah