Pelatih kepala kick boxing Kabupaten Mojokerto Edy Susanto menerangkan, turnamen terbuka bertajuk piala Wali Kota Kediri ini menjadi bagian penting dari serangkaian latihan yang dilakoni anak asuhnya sejauh ini. Terlebih, kompetisi yang bakal digelar tanggal 13-14 Mei di GOR Jayabaya Kediri ini diikuti seluruh daerah Se-Jawa Timur. ”Rencananya nanti kita turunkan enam atlet. Tapi nanti kita pastikan lagi siapa saja yang tanding,” ungkapnya.
Nantinya, para boxer Kabupaten Mojokerto bakal diterjunkan di sejumlah nomor dan kelas. Mulai dari ring sport, point fighting, hingga musical form. Bukan tanpa tujuan, di ajang tersebut tim boxing Bumi Majapahit bakal menakar kemampuan masing-masing atlet. untuk terus ditingkatkan dan dievaluasi sebelum berlaga di porprov September nanti. ”Di turnamen ini nanti bisa menjadi tolak ukur sejauh mana kemampuan atlet kita,” ungkapnya.
Meski tak mematok target muluk-muluk di kejuaraan tersebut, para boxer dituntut tampil maksimal. Sehingga, tim pelatih bisa meramu strategi yang tepat guna memuluskan langkah di Porpro VIII Jatim nanti. Apalagi, saat ini komposisi tim kick boxing Kabupaten Mojokerto dihuni sejumlah atlet anyar.”Pada prinsipnya kita maksimalkan di semua kesempatan yang ada,” tandas Edy. Ke depan, tim boxing juga bakal memanfaatkan sejumlah turnamen terbuka Jatim yang digelar di buan Juli hingga Agustus mendatang. (vad/ron)
Editor : Fendy Hermansyah