KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto - Memaksimalkan waktu yang tersisa, tim sepak takraw Kabupaten Mojokerto mempertebal bekal menyongsong gelaran porprov September nanti. Selain mengasah kemampuan fisik dan teknik, kini para atlet tengah mendalami aspek strategi dalam berlaga. Tujuannya, untuk memuluskan langkah skuad Bumi Majapahit ke partai puncak nanti.
Ofisial tim sepak takraw Kabupaten Mojokerto Alviki Yustria Jainuri menerangkan, keenam atlet sepak takraw kini terus menjalani latihan intens di home base mereka, SMPN 2 Gedeg. Tim pelatih kini tengah meracik strategi yang tepat guna dijadikan bekal skuad porprov saat berlaga nanti. ’’Kemungkinan besar opsi permainan nanti ada dua. Apakah nanti kita turunkan dua pemain striker (killer) atau dua defend (feeder),’’ ungkapnya.
Hal itu menyusul pentingnya peran kedua pos pemain dalam cabor asal Asia Tenggara tersebut. Sehingga, dengan mempertebal salah satu pos dinilai mampu mempengaruhi hasil akhir pertandingan. Penentuan taktik dan strategi ini pun tak sembarangan. Tim pelatih bakal terus mengintip kekuatan dan taktik yang dipilih lawan untuk disesuaikan.
’’Kita juga terus lihat perkembangan lawan seperti apa. Salah satunya lewat pertandingan uji coba yang ada,’’ bebernya. Praktis, pemetaan kekuatan lawan bakal terus dilakukan tim pelatih seiring berjalannya waktu. Lebih lanjut, menurutnya kesiapan skuad Bumi Majapahit kini semakin matang. Kondisi keenam atlet putri kombinasi junior dan senior dinilai sudah siap bertarung mencetak prestasi.
Rencananya, mereka bakal diterjunkan di tiga nomor berbeda. Yakni, interegu putri, double-event dan quadrant putri. Dengan begitu, Pengkab Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Mojokerto diharapkan mampu mengamankan medali di ajang bergengsi tingkat Jatim tersebut. ’’Kita berusaha semaksimal mungkin untuk bisa kembali membawa pulang medali seperti tahun lalu. Target kita, capaian tahun ini lebih baik dari tahun lalu,’’ tandas Alviki. (vad/ron)
Editor : Fendy Hermansyah