Sejumlah pertandingan di partai puncak U-10 dan U-12 kemarin berlangsung sengit. Para pemain usia dini saling beradu skill untuk bersaing menjadi juara. Dari babak semifinal dan final yang berlangsung di Stadion Gelora Gajah Mada Mojosari, sejumlah SSB muncul sebagai juara. Di partai final Bupati Cup 2023 U-10, SSB Barata FC menjadi juara usai menggulung SSB Pringgondani dengan skor akhir 1-4.
Berjalannya laga final kelompok U-12 tak kalah sengit. SSB Mojosari FC keluar sebagai juara usai menang tipis melawan SSB BBR Pungging FC dengan skor 1-0. Tuntas menggelar pertandingan final, SSB yang lolos empat besar menerima penghargaan dan hadiah dari Askab PSSI Mojokerto dan Bupati Mojokerto.
Ketua Askab PSSI Mojokerto KH Fathur Rohman mengatakan, meski Kabupaten Mojokerto memiliki segudang bibit unggul dari gelaran Bupati Cup 2023, pihaknya berharap agar para pemain usia dini terus rutin berlatih dan meningkatkan kemampuan.
”Mudah-mudahan prestasi yang dicapai ini bisa terus ditingkat lagi ke depannya. Apalagi masa depan adik-adik ini masih panjang,” tuturnya. Pihaknya berjanji, Askab bakal lebih getol melakukan pembinaan sepak bola di sejumlah kelompok usia. Salah satunya dengan menggelar kejuaraan serupa yang lebih baik lagi. ”Tentu akan ada event atau kompetisi yang sama (serupa), bahkan lebih baik lagi dari ini. Kami mohon maaf atas segala kekurangan sepanjang turnamen Bupati Cup 2023,” tambah Ketua Askab.
Di kesempatan yang sama Bupati Ikfina Fahmawati menyampaikan apresiasi atas sukesnya gelaran kejuaraan usia dini tersebut. Terlebih, turnamen tersebut dinilai menjadi salah satu wadah sekaligus pencetak pemain sepak bola asal Kabupaten Mojokerto. ”Bagi semuanya, terus berjuang dan berlatih serta jangan patah semangat. Semoga dengan kejuaraan ini bisa tercetak pesepak bola profesional dari Kabupaten Mojokerto,” ucapnya.
Senada dengan Ketua Askab PSSI, Bupati menyebut, bakal terus berkolaborasi untuk membangun sepak bola Kabupaten Mojokerto yang lebih baik. Salah satunya melalui sejumlah kejuaraan serupa guna mewadahi pesepak bola di 18 kecamatan. ”Nanti akan ada event besar serupa setelah ini. Tentunya untuk memfasilitasi anak-anak untuk terus bersemangat menggapai cita-cita mereka di bidang sepak bola,” tandas Ikfina. (vad/ron)
Editor : Fendy Hermansyah