Mengacu pada SK Nomor: 426/ SK.84/ 601.1/ 2022 tentang Penetapan Venue Cabor Porprov Jatim VIII Tahun 2023 yang diterbitkan KONI Jatim November lalu, Kota Onde-Onde kebagian menyelenggarakan pertandingan 10 cabor di 7 venue. Rinciannya, eks ruko Mojo Indah Plaza dipilih untuk gelaran cabor biliar, esport di Hotel DeResort, venue Wushu di Sunrise Mall. Cabor gateball akan dipertandingkan di Stadion Gelora A Yani. Dancesport, ditempatkan di lantai 4 Mall Pelayanan Publik Gajah Mada.
Cabor petanque bakal dipertandingkan di parkiran GOR dan Seni Majapahit. Lapangan GOR dan Seni Majapahit diplot untuk gelaran tiga cabor. Yakni sepak takraw, muaythai, dan kurash. Praktis, sejauh ini tinggal cabor jujitsu yang masih belum jelas bakal digelar di mana. ’’Pembagian cabornya sudah ditentukan dari awal, daerah mana saja yang jadi tuan rumah cabor. Tapi untuk venue jujitsu, memang sejauh ini belum ada penunjukan dari KONI Jatim,’’ ungkap Plt Kabid Olahraga Disporapar Kota Mojokerto Yudha Prasetyo.
Untuk menentukan lokasi dihelatnya pertandingan olahraga bela diri tersebut, Disporapar mesti berkoordinasi dengan KONI Jatim terlebih dahulu. Sebab, penetapan venue mempertimbangkan sejumlah hal. Khususnya, standar aspek teknis digelarnya pertandingan cabor jujitsu itu sendiri. ’’Jadi kami harus menunggu keputusan dari KONI Jatim dulu. Dalam waktu dekat ini kami koordinasikan lagi terkait venue jujitsu ini,’’ sebutnya.
Mengingat waktu gelaran porprov semakin mepet, kepastian penunjukan venue cabor jujitsu bakal dikejar Disporapar. Yudha menyebut, sejauh ini pemkot punya dua alternatif venue yang dinilai memungkinkan digelarnya pertandingan jujitsu. Yakni lantai 4 Mall Pelayanan Publik Gajah Mada dan GOR dan Seni Majapahit. Lebih mengerucut, dua olahraga fighting lainnya, muaythai dan kurash, sudah di-plotting untuk dipertandingkan di GOR dan Seni Majapahit.
’’Kemungkinan nanti di GOR Seni Majapahit atau Mall Pelayanan Publik, yang memungkinan itu. Entah nanti diatur jadwal pemakaian venue-nya dengan cabor lain atau seperti apa. Bentuk pelaksanaan bagaimana, kami masih tunggu petunjuk (KONI Jatim),’’ tukasnya. (vad/fen)
Editor : Fendy Hermansyah