Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Suntikan Finansial Masih Buram, Aktivasi Persem Tertunda Lagi

Fendy Hermansyah • Rabu, 28 September 2022 | 13:10 WIB
BATAL BERGULIR: Pemain Persem Mojokerto (hijau) saat melakoni uji coba melawan PS Mojokerto Putra (PSMP) di Gelora A. Yani beberapa waktu lalu.
BATAL BERGULIR: Pemain Persem Mojokerto (hijau) saat melakoni uji coba melawan PS Mojokerto Putra (PSMP) di Gelora A. Yani beberapa waktu lalu.
KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Janji pengurus memberikan suntikan finansial untuk operasional tim Persem Mojokerto masih buram. Dijanjikan hingga kemarin, manajemen Laskar Damarwulan belum menerima kabar tentang realisasi anggaran untuk melanjutkan persiapan menyambut Liga 3 musim 2022 itu. Alhasil, rencana mengembalikan aktivitas tim hari ini kembali ditunda sampai ada realisasi pencairan dari Pengurus Skuad Badai Biru.

’’Kami tunggu sampai sore (kemarin, red) juga belum ada pemberitahuan baik dari pengurus Persem maupun Askot PSSI Mojokerto,’’ ujar Wakil Manajer Persem, Sigit Eko Pramono. Dengan tertundanya aktivitas tim, maka program latihan juga otomatis molor. Padahal, sisa waktu persiapan semakin sempit.

Informasi yang diterima manajemen, kickoff Liga 3 regional Jawa Timur (Jatim) bakal dihelat pertengahan Oktober nanti. Artinya, tim asuhan Mahfudin Budi Santoso ini hanya punya waktu tak kurang dari dua pekan ke depan dalam menyempurnakan performa tim.

Akan tetapi, sampai saat ini proses tersebut belum bisa terakomodir setelah manajemen mengalami krisis finansial sejak pekan lalu. Sehingga aktivitas tim terpaksa diliburkan sampai ada suntikan anggaran dari pengurus. ’’Kami tidak tahu sampai kapan permasalahan ini bisa terselesaikan. Yang jelas, komposisi tim sudah siap, tinggal menyempurnakan saja,’’ tandasnya. Tidak hanya soal minimnya waktu, Persem juga kehilangan kesempatan menjadi tuan rumah babak penyisihan grup Liga 3 regional Jatim.

Asprov PSSI Jatim terpaksa mencoret Gelora A. Yani Kota Mojokerto dari daftar calon venue babak penyisihan grup. Pencoretan dilakukan gelanggang yang terletak di Kelurahan/Kecamatan Magersari ini dinilai tak layak untuk menggelar pertandingan sepak bola resmi. Lantaran tidak ada pagar sebagai batas pengamanan antara pemain dengan penonton. Dengan pencoretan itu, maka Feriansyah dkk dipastikan tidak bisa menampilkan performanya di hadapan publik Kota Onde-Onde.

’’Kemarin tim dari Asprov PSSI Jatim melakukan inspeksi ke Gelora A. Yani, namun katanya tidak layak karena tidak ada pembatas. Berarti di babak penyisihan nanti, kami away ke daerah lain karena kompetisi memakai sistem home turnament,’’ tambahnya. Saat ini, manajemen sendiri berharap aktivitas tim bisa segera diaktifkan dengan realisasi finansial dari pengurus.

Tidak hanya untuk kontrak pemain, suntikan tersebut juga untuk memenuhi kebutuhan operasional tim selama persiapan hingga pelaksanaan kompetisi nanti. (far/ron)

Editor : Fendy Hermansyah
#persem #liga 3