Kesiman Trawas Culture Carnival 2026 Ajang Pelestarian Budaya hingga Jadi Magnet Pariwisata di Kawasan Pegunungan

Khudori Aliandu • Dipublikasikan Minggu, 2 Agustus 2026 | 08:43 WIB
SEMARAK: Kesiman Trawas Culture Carnival 2026 sukses pukau masyarakat dan jadi magnet wisatan dari berbagai kalangan masyarakat di Indonesia, Sabtu (1/8).
SEMARAK: Kesiman Trawas Culture Carnival 2026 sukses pukau masyarakat dan jadi magnet wisatan dari berbagai kalangan masyarakat di Indonesia, Sabtu (1/8).

TRAWAS -  Kesiman Trawas Culture Carnival 2026 sukses pukau masyarakat dari berbagai kalangan masyarakat di Jawa Timur. Acara yang diselenggarakan secara swadaya oleh masyarakat dari 13 desa se-Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto ini ditujukan untuk mendongkrak kelas UMKM lokal. Sekaligus memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.

Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa mengatakan Kesiman Trawas Culture Carnival tak hanya dirancang untuk menaikkan level pelaku usaha lokal, namun juga sebagai salah satu penarik arus kunjungan wisatawan ke kawasan pegunungan Trawas yang disebutnya merupakan salah satu primadona Kabupaten Mojokerto. Hal itu seiring kondisi alamnya yang luar biasa, yang mana ini adalah pemberian Tuhan Yang Maha Esa.

 ''Panorama yang indah di kawasan Trawas menjadi poin tak terpisahkan, sehingga harapannya kegiatan ini bisa menjadi magnet wisatan dari berbagai daerah di Jawa Timur, Nasional, bahkan Mancanegara,'' ungkap Gus Barra saat memberangkatkan rombongan festival secara simbolik.

 
Menurutnya, Trawas Culture Carnival 2026 bisa menjadi wadah atau ajang pelestarian seni dan budaya. "Kegiatan-kegiatan seperti ini bisa diselenggarakan sekaligus untuk menjaga, nguri-nguri budaya yang ada di Trawas ini, saya berpesan kepada seluruh peserta pada siang hari ini untuk melaksanakan kegiatan ini dengan tertib, dengan budaya-budaya yang baik, dengan sopan santun dan ramah, sehingga tidak mengganggu yang lainnya," tegasnya.

Praktisnya, kegiatan memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 ini juga harus dijaga dan dilestarikan di Kecamatan Trawas untuk mendongkrak perekonomian masyarakat. ''Kalau produk UMKM lokal sudah naik kelas, otomatis kesejahteraan masyarakat juga akan meningkat,'' pungkasnya.
Camat Trawas Lies Setyautaminingsih, juga berpesan kepada masyarakat untuk tetap memegang norma sosial yang berlaku.

Termasuk mengapresiasi atas partisipasi 18 grup peserta festival yang telah bergotong-royong demi terselenggaranya Kesiman Trawas Culture Carnival 2026 ini. Pada waktu yang berbeda, menjelang puncak jalannya Kesiman Trawas Culture Carnival,  hadir  Wakil Bupati Mojokerto, Muhammad Rizal Octavian dengan didampingi oleh Forkopimca Trawas beserta Jajaran Kepanitiaan yang terlibat. (ori/fen) 

Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto
desa kesiman kesiman trawas culture carnival Kecamatan Trawas pariwisata pegunungan