Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Cak Supali dalam Bingkai Grafiti

Sofan Kurniawan • Rabu, 29 April 2026 | 08:50 WIB
SENI JALANAN: Pengendara melintas di bawah jembatan tol Jombang-Mojokerto (Jomo), Desa Sidoharjo, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, Senin (27/4). (Sofan JPRM)
SENI JALANAN: Pengendara melintas di bawah jembatan tol Jombang-Mojokerto (Jomo), Desa Sidoharjo, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, Senin (27/4). (Sofan JPRM)

 

KABUPATEN - Guratan grafiti berukuran besar kini menghiasi beton-beton kusam tersebut dengan visual wajah yang sangat familier bagi masyarakat bumi Majapahit. Salah satunya Cak Supali, sang legenda lawak tradisonal. 

Namun, belum diketahui siapa yang membuat karya seni jalanan tersebut. Bagus Hardian, salah satu warga mengatakan, kehadiran grafiti ini bukan sekadar vandalisme, melainkan bentuk penghormatan sekaligus upaya ”menghidupkan” kembali ingatan kolektif masyarakat terhadap seni tradisi. 

Cak Supali, atau yang bernama asli Bambang Supali, dikenal sebagai maestro ludruk dari grup Karya Budaya Mojokerto yang telah berpulang pada Januari 2012 silam. Seni jalanan ini digambarkan dengan detail yang menangkap ekspresi khas Cak Supali secara portrait, lengkap dengan udeng Jawa Timuran di kepala. 

Bagi banyak warga, sosoknya adalah ikon komedi yang membawa napas ludruk tetap relevan hingga akhir hayatnya. ”Melihat gambar ini jadi teringat masa jaya ludruk dulu. Cak Supali itu nyawanya panggung kalau sudah ngelawak,” ujar  Bagus, Senin (27/4). (fan/ris)

 

 

 

Editor : Fendy Hermansyah
#grafiti mojokerto #cak supali #ludruk karya budaya