MASJID Agung Al-Fattah Kota Mojokerto sukses meraih juara 1 Masjid Award ke-4 kategori masjid agung yang digelar Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Jawa Timur. Penghargaan dalam rangka memberikan apreasiasi atas peningkatkan kualitas pengelolaan dan pelayanan kepada jemaah tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Dr HC Dra Hj Khofifah Indar Parawansa, M.Si, di Islamic Center Surabaya, Jumat (5/12).
Selain menerima piagam penghargaan, masjid di Jalan KH Hasyim Asyari Nomor 1, Kelurahan Kauman, Kecamatan Prajurit Kulon ini juga menerima trofi dan perangkat pendukung peribadatan. ’’Ke depan, dakwah bil lisan yang selama ini dikembangkan masjid-masjid perlu diimbangi dengan dakwah bil mal,’’ tutur Khofifah. Dalam kesempatan tersebut turut hadir Ketua Bidang Pembinaan dan Pengembangan Wisata Religi PP DMI Dr. KH. Anang Rikza Masyhadi, dan Ketua DPW DMI Jatim Dr. KH. M. Sudjak, M.Ag.
Penghargaan Masjid Award ini diterima langsung perwakilan pengurus Takmir Masjid Agung Al-Fattah Kota Mojokerto H. Nanang Khoiruddin, S.Pd, sekaligus sebagai koordinator bidang riayah. Kesuksesan dalam meraih juara I oleh masjid agung yang didirikan Bupati Mojokerto Raden Adipati Arya Kromodjoyo Adinegoro III atau Raden Aersadan tahun 1866 ini tak lepas dari komitmen visi pengurus yayasan dan takmir masjid. Yakni, menjadikan Masjid Agung Al-Fattah Kota Mojokerto sebagai pusat peradaban Islam modern, berbasis digital, sosial, dan ekonomi umat.
’’Kami menyampaikan terima kasih sebanyak-banyaknya kepada jajaran pengurus, jemaah, dan semua elemen masyarakat atas kepercayaan, dukungan, dan doanya selama ini. Sehingga tahun ini kami dipercaya mendapat amanah sebagai juara I dalam Masjid Award,’’ terang Ketua Takmir Masjid Agung Al-Fattah Kota Mojokerto Dr. KH. Abdul Halim Hasyim, M.Pd.I, didampingi Ketua Yayasan Masjid Agung Al-Fattah Kota Mojokerto H. Sudarno.
Tahap seleksi Masjid Award yang digelar rutin setiap tahun oleh DMI Provinsi Jawa Timur tersebut diikuti 70 masjid dan musala se-Jatim. Dengan kategori penilaian, masjid agung, masjid besar, masjid jamik, masjid perkantoran/rest area/wisata, masjid perkampungan/perumahan, dan kategori musala. Di mana, program ini sekaligus bertujuan untuk memberikan motivasi agar pengelolaan masjid berjalan profesional dan mampu memaksimalkan perannya sebagai pusat peradaban umat.
Sekretaris Takmir Masjid Agung Al-Fattah Kota Mojokerto Ismail Abdul Rochman, M.Pd, menambahkan, keberhasilan meraih juara I tersebut berkat sinergisitas para pengurus takmir dan yayasan dalam mewujudkan manajerial program pelayanan peribadatan yang profesional dan bermanfaat. Pertama, fungsi bidang idaroh, yang meliputi tata kelola masjid yakni, administrasi, sekretariat, pengelolaan keuangan, keamanan, hingga manajemen perkantoran. Kedua, fungsi imaroh, yang tak lain adalah menghidupkan kegiatan masjid agar dicintai jemaah dan semua kalangan usia.
Ketiga, fungsi tarbiyah, dengan menyelenggarakan pendidikan non-formal meliputi, taman pendidikan Alquran (TPQ), diniyah, dan pengajian rutin. Sedangkan, keempat, fungsi riayah, yaitu merawat dan mengembangkan sarana masjid, termasuk menjaga kebersihan, kesucian, keindahan, dan aspek keamanan. Selain itu, ada juga fungsi ijtimaiyah, yang berorientasi terhadap pelayanan sosial untuk jemaah dan masyarakat sekitar. ’’Insya Allah ke depan, Masjid Agung Al-Fattah akan terus berupaya mengembangkan masjid modern berbasis digital, sosial, dan ekonomi umat ini dengan baik, agar senantiasa memberikan manfaat bagi umat,’’ paparnya.
Seperti, lanjut Ismail, menerapkan masjid ramah anak, ramah lingkungan, ramah jemaah, dan ramah disabilitas. ’’Hal itu kita dukung pula dengan penyediaan sarana-prasarana modern, serta perpustakaan masjid untuk meningkatkan literasi,’’ imbuhnya. (ris/fen)
Editor : Fendy Hermansyah