JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Empat dekade bukan waktu singkat bagi seorang musisi untuk tetap berdiri di garis depan.
Namun Dwiki Dharmawan membuktikan bahwa perjalanan panjangnya bukan sekadar soal bertahan, melainkan tentang bagaimana musik bisa terus berevolusi dan menyatukan jiwa banyak orang.
Dalam konser bertajuk The Musical Journey of Dwiki Dharmawan di Ciputra Artpreneur, Jakarta, ia menjahit kembali jejak perjalanan kreatifnya menjadi sebuah panggung perayaan.
Bukan hanya konser, melainkan sebuah kisah hidup yang diterjemahkan lewat harmoni, tempat di mana generasi berbeda dipertemukan dalam alunan nada yang abadi.
Didampingi bintang-bintang besar seperti Krisdayanti, Once Mekel, hingga Andien, konser ini berubah menjadi pesta musik penuh emosi.
Setiap penampilan terasa seperti ledakan energi baru yang mengguncang panggung, membuat penonton larut dalam euforia yang sulit dijelaskan dengan kata-kata.
Baca Juga: Gelar Pameran Pelukis Muda, Bakal Dibuka Ketua DPRD Kota
Lebih dari sekadar nostalgia, kolaborasi lintas generasi ini menjelma menjadi bukti bahwa karya Dwiki Dharmawan masih hidup, berdenyut, dan relevan hingga hari ini.
Musiknya tak hanya didengar, tapi mengalir seperti arus yang menyapu hati, menembus batas usia, dan menyatukan jiwa siapa pun yang hadir malam itu.
Bagi Dwiki Dharmawan, konser ini bukan sekadar panggung perayaan, melainkan cermin perjalanan hidup sekaligus tonggak sejarah yang sulit terulang.
Dari awal kiprahnya bersama Krakatau hingga menjelajah panggung internasional, Dwiki membuktikan bahwa konsistensi dan keberanian bereksperimen bisa berjalan seiring tanpa kehilangan ruh musikalnya.
Malam itu, setiap nada yang ia hadirkan seakan membuka lembaran kenangan—membawa penonton kembali ke masa lalu, sembari menghubungkannya dengan semangat kekinian, bahkan visi masa depan.
Konser ini menjadi ruang dialog yang hidup, di mana musik berbicara melampaui waktu, dan Dwiki berdiri sebagai saksi bahwa perjalanan sejati seorang seniman tak pernah berhenti.
Baca Juga: Eksplorasi Penanggungan dalam Bingkai Lukisan
Bagi penonton yang hadir, The Musical Journey of Dwiki Dharmawan meninggalkan jejak lebih dalam dari sekadar pengalaman menonton konser.
Ada getaran emosional yang mengalir bersama setiap harmoni, seakan mengingatkan bahwa musik mampu menjadi bahasa persatuan di tengah perbedaan.
Di balik sorot lampu dan gemuruh tepuk tangan, tersimpan pesan sederhana namun abadi: perjalanan hidup, sebagaimana musik, adalah tentang keberanian untuk terus melangkah, merangkul perubahan, dan tetap setia pada suara hati.
Malam itu, Dwiki Dharmawan berhasil membuktikan bahwa empat dekade bukanlah akhir, melainkan awal dari babak baru yang lebih megah dalam perjalanannya sebagai maestro musik Indonesia. BINTANG PURNAMA/Devi
Editor : Imron Arlado