PULUHAN karya pelukis muda dari Mojokerto dan daerah sekitarnya bakal memeriahkan pameran seni rupa bertajuk ’’Pelukis Muda Merdeka’’. Acara ini digelar di Food Connection, lantai 1 Sunrise Mall, Jalan Benteng Pancasila, Kota Mojokerto, mulai 15 Agustus hingga 14 September 2025.
Pameran yang digagas Jawa Pos Radar Mojokerto ini akan dibuka secara resmi oleh Ketua DPRD Kota Mojokerto, Ery Purwanti, pada hari pertama penyelenggaraan. Kegiatan ini dirancang bertepatan dengan momentum HUT ke-80 Kemerdekaan RI, sebagai simbol kebebasan berekspresi dan kemerdekaan berkarya bagi generasi muda.
Manajer Event Jawa Pos Radar Mojokerto (JPRM), Arief Hikmawan, menjelaskan pameran ini bukan sekadar ruang memamerkan karya, tetapi juga wadah silaturahmi antarpelukis di Mojokerto dan sekitarnya. ’’Kami ingin memanfaatkan momentum kemerdekaan ini untuk menghidupkan semangat berkarya di kalangan pelukis muda. Pameran ini juga menjadi ajang silaturahmi dan kolaborasi para seniman,’’ ujarnya.
Menurut Arief, tema ’’Pelukis Muda Merdeka’’ diambil untuk menegaskan, seni memiliki kebebasan yang sama pentingnya dengan kemerdekaan bangsa. ’’Kita ingin anak-anak muda yang punya bakat melukis berani mengekspresikan ide dan imajinasi mereka, tanpa takut dibatasi oleh tren atau selera pasar,’’ tambahnya.
Pameran ini menampilkan beragam gaya dan aliran, mulai dari realis, impresionis, abstrak, hingga kontemporer, dengan medium cat minyak, akrilik, dan teknik campuran. Beberapa pelukis muda yang bakal memamerkan karyanya adalah Aisyah asal Ngoro, Nadira asal Puri, Yoga asal Gedeg, Tiara dan Shiva asal Mentikan, Kota Mojokerto, Dhani dan beberapa pelukis muda lainnya.
Selama sebulan penuh, pameran dapat diakses gratis setiap hari selama jam operasional mal. Panitia berharap kegiatan ini tak hanya menjadi hiburan visual bagi masyarakat, tetapi juga inspirasi bagi pelukis muda untuk terus mengasah kemampuan dan memperluas jejaring mereka. ’’Kami ingin membuktikan Mojokerto punya banyak talenta seni rupa yang layak diapresiasi. Semoga pameran ini menjadi agenda rutin tahunan yang selalu dinanti,’’ pungkas Arief. (fan/fen)
Editor : Hendra Junaedi