Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Ratusan Umat Lintas Agama Sahur Bersama Sinta Nuriyah Istri Almarhum Gus Dur di Pendapa Pemkab Mojokerto

Sofan Kurniawan • Minggu, 31 Maret 2024 | 21:22 WIB

SIMPATIK: Ibu Sinta Nuriyah Abdurahman Wahid disapa Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati dan Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto Ayni Zuroh.
SIMPATIK: Ibu Sinta Nuriyah Abdurahman Wahid disapa Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati dan Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto Ayni Zuroh.
KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto - Ratusan umat Islam, lintas agama penghayat kepercayaan dan kaum minoritas melakukan tatap muka dan sahur bersama Ibu Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid di pendopo Graha Majatama kantor Bupati Mojokerto Minggu (31/3) dinihari.

Acara yang digagas oleh Jaringan GUSDURian itu dihadiri ratusan peserta dari berbagai elemen, mulai dari badan otonom NU, pemuda Muhammadiyah, Muda-Mudi Gereja, organisasi umat Katholik, Konghucu, Buddha, Hindu hingga kelompok marjinal yaitu kaum w aria,semua tumplek blek dikantor pemkab sejak pukul 22.00 WIB.

Acara dimulai dengan lomba patrol dan penampilan seni dari berbagai komunitas. Momen haru terasa saat Ibu Sinta Nuriyah hadir ditengah-tengah hadirin, didampingi putri bungsunya yaitu Inayah Wulandari Wahid.

Dia menyapa seluruh hadirin yang setia menunggu dari sejak Sabtu malam hingga Minggu dinihari kemarin. kedatangan Ibu negara keempat istri KH. Abdurahman Wahid itu diiringi kesenian barongsai dan lantunan salawat nabi.

SEMANGAT: Sahur bersama ibu Sinta Nuriyah Abdurahman Wahid di pendapa Graha Majatam Pemkab Mojokerto.
SEMANGAT: Sahur bersama ibu Sinta Nuriyah Abdurahman Wahid di pendapa Graha Majatam Pemkab Mojokerto.

Hadir juga di acara tersebut Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati, Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto Ayni Zuroh dan Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto Teguh Gunarko beserta semua jajaran dari TNI-Polri.

Dalam pidatonya Ibu Nyai Sinta Nuriyah memberi pesan dami melalui sebuah pertanyaan.

’’Kita hidup di mana? Di Indonesia ada ragam budaya dan agama apa saja? Lalu mereka itu siapa?’’ tanyanya.

’’Saudara kita..!!,’’ dijawab tegas dan serentak oleh seluruh hadirin.

’’Kalau begitu, kita semua berdiri untuk menyanyikan lagu satu nusa satu bangsa bersama-sama,’’ pinta Sinta Nuriya.

Seketika seluruh hadirin berdiri dan bernyanyi dengan penuh penghayatan, terlihat banyak hadirin yang tak kuasa menahan air mata.

Ibu Sinta Nuriyah Abdurahman Wahid ketika acara sahur bersama di pendapa Graha Majatama Pemkab Mojoekerto, Minggu (31/3) dini hari.
Ibu Sinta Nuriyah Abdurahman Wahid ketika acara sahur bersama di pendapa Graha Majatama Pemkab Mojoekerto, Minggu (31/3) dini hari.

Tangis tumpah saat menyanyikan lagu yang diciptakan oleh Liberty Manik, seorang komponis berdarah Medan yang hidup dan wafat di Yogyakarta tersebut.

Tepat pukul 03.30 WIB Ibu Sinta mempersilakan seluruh hadirin untuk sahur bersama. Ia juga sahur dengan menu yang sama seperti seluruh hadirin yaitu nasi kotak.

’’Acara seperti ini sangat istimewa dan baru saya rasakan di sini. Ibu Sinta mengajarkan kesederhanaan dan rasa kebangsaan yang kuat pada kita semua,’’ kata Osin salah satu peserta yang hadir.

PENUH: Ratusan umat muslim dan lintas agama mengikuti kegiatan sahur bersama ibu Sinta Nuriyah Abdurahman Wahid, Minggu (31/3) dinihari.
PENUH: Ratusan umat muslim dan lintas agama mengikuti kegiatan sahur bersama ibu Sinta Nuriyah Abdurahman Wahid, Minggu (31/3) dinihari.

Setelah sahur bersama pidato kebangsaan dilanjutkan dengan pesan-pesan damai dan terus menekankan persatuan dan kesatuan sebagai warga Indonesia.

’’Momen ini memberikan wawasan kebangsaan, kesetaraan, keadilan dan kesederhanaan bagi kita semua, saya haru sekali. Beliau sudah sepuh tetapi tak henti-hentinya berkeliling Indonesia untuk menebarkan perdamaian dan persaudaraan,’’ ungkap Kusumo dari salah satu warga Hindu yang hadir kemarin.

Setelah imsak tiba, adzan subuh dikumandangkan, diakhiri dengan sesi foto bersama, dan ibu negara ke empat itu berpamitan. (fan)

Editor : Fendy Hermansyah
#gus dur #Pemkab Mojokerto #sahur bersama #Sinta Abdurahman Wahid