Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Nyadran Harmonikan Kebinekaan, Warga Lingkungan Kemasan, Kelurahan Blooto Kota Mojokerto Kirab Tumpeng Ageng

Rizal Amrulloh • Jumat, 23 Februari 2024 | 14:55 WIB

DILESTARIKAN: Masyarakat mengarak tumpeng ageng menuju makam Mbah Jimat dalam tradisi Nyadran, kemarin.
DILESTARIKAN: Masyarakat mengarak tumpeng ageng menuju makam Mbah Jimat dalam tradisi Nyadran, kemarin.
KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Masyarakat Lingkungan Kemasan, Kelurahan Blooto, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto melestarikan tradisi nyadran, Kamis (22/2).

Ratusan warga mengarak tumpeng ageng sebagai simbol gotong royong dan mengharmonikan kabinekaan.

Diiringi pawai budaya, tumpeng setinggi kurang lebih 2 meter ramai-ramai diusung dari jalan kampung menuju area makam Mbah Jimat, sesepuh setempat.

Warga juga turut membawa asahan yang berisi berbagai makanan olahan, hasil bumi, serta serabi yang jajanan khas dalam tradisi hangruwah dusun atau nyadran.

’’Harapannya semoga nyadran ini bisa meningkatkan guyub rukun masyrakat di Lingkungan Kemasan di dalam kebineka tunggal ika-an,’’ ungkap Lurah Blooto, Wahyudi.

Setelah memanjatkan doa bersama, warga langsung saling berebut untuk mengambil makanan yang ada di tumpeng ageng.

Selanjutnya, warga melakukan purakan atau makan bersama-sama di area makam.

’’Tujuannya kita kirim doa kepada leluhur dan ahli kubur kita semua yang sudah mendahului menghadap Yang Maha Kuasa,’’ tandas dia.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Wali Kota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro yang juga turut hadir mengatakan, tradisi nyadran merupakan kegiatan yang baik dan positif.

TRADISI: Warga melakukan berdoa bersama dalam kegiatan nyadran yang dilaksanakan di Lingkungan Kemasan, Kelurahan Blooto, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, Kamis (22/2).
TRADISI: Warga melakukan berdoa bersama dalam kegiatan nyadran yang dilaksanakan di Lingkungan Kemasan, Kelurahan Blooto, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, Kamis (22/2).

Karena dalam budaya Jawa, ruwahan sebagai wujud dalam menghormati leluhur, memelihara lingkungan, serta bentuk syukur.

’’Kita juga berdoa semoga seluruh warga di Lingkungan Kemasan dan Kelurahan Blooto dijauhkan dari bala (bahaya),’’ ungkapnya.

Ali Kuncoro juga mengapresiasi masyarakat Lingkungan Kemasan yang masih merawat tradisi warisan nenek moyang.

Karena di dalam kegiatan nyadran juga turut mengajak warga untuk saling bersedekah.

’’Seluruh masyarakat berbagi melalui tumpengan bareng dan makan bareng. Yakinlah, apa yang kita bagi pasti akan kembali berlipat-lipat,’’ tandas Pj wali kota.

Sebelumnya, rangkaian tradisi nyadran juga telah dilaksanakan festival 2024 serabi yang dilaksanakan Minggu (18/2).

Olahan kudapan tradisional itu dijajakan secara gratis kepada warga maupun pengujung dengan iringan hiburan rakyat. (ram/fen)

Editor : Fendy Hermansyah
#blooto #kemasan #kabupaten #Nyadran #mojokerto