Sebanyak 400 peserta kirab berkostum Majapahitan dan kendaraan hias khas kerajaan abad ke-13 itu menyuguhkan kemeriahan.
Pawai kirab budaya diberangkatkan Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari di Lapangan Surodinawan dan finis di Alun-alun Wiraraja.
Perempuan akrab disapa Ning Ita itu menuturkan, kirab budaya Majapahit melibatkan seniman, budayawan, dan masyarakat.
Seluruh tokoh dari enam agama juga turut hadir dalam kegiatan Kirab budaya Majapahit 2023.
’’Syukur yang tiada terhingga, Kota Mojokerto dijadikan sebagai lokasi diselenggarakannya pekan budaya Majapahit 2023, dalam rangka Hari Jadi ke-78 Provinsi Jawa Timur dan pembukaannya bertepatan dengan 10 November Hari Pahlawan,’’ katanya.
Dia menyatakan, penyelenggaraan acara yang berlangsung hingga 16 November mendatang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi.
Sekaligus membangkitkan semangat nasionalisme di Bumi Majapahit ini. Ning Ita berkomitmen untuk terus menyelenggarakan event-event yang dampaknya secara ekonomi langsung dirasakan masyarakat.
’’Kami sangat berterima kasih untuk pertama kalinya Pekan Budaya Majapahit ini dipusatkan di Kota Mojokerto. Karena, jelas ini sangat membantu perputaran ekonomi masyarakat. Semoga selanjutnya dan seterusnya event ini menjadi agenda tahunan oleh Pemprov Jatim yang bekerja sama dengan Pemkot Mojokerto,’’ pungkasnya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Jawa Timur Edy Supriyanto memberikan apresiasi atas terselenggaranya event Pekan Budaya Majapahit 2023.
Menurutnya, event tersebut bisa menjadi media dalam upaya melestarikan nilai-nilai budaya dalam masyarakat.
’’Kerajaan Majapahit menjadi bukti sejarah yang kaya dan menarik narasi Nusantara yang dimunculkan dari kerajaan Majapahit sebagai dan pemersatu bangsa. Kita sebagai warga Jawa Timur, memiliki tugas untuk turut menjaga dan menjaga kesatuan dan persatuan bangsa,’’ katanya.
Dia berharap, pada tahun mendatang, bakal ada event serupa yang memiliki potensi untuk dimasukkan menjadi agen wisata nasional.
Sehingga, melalui event tersebut nantinya bisa menggaet wisatawan dalam maupun luar negeri.
’’Karena, ini menjadi salah satu peninggalan bangsa kita yang harus kita lestarikan pentingnya dengan berbagai kegiatan seperti pada hari ini (kemarin, Red), tentunya dengan kemasan yang terus meningkat,’’ tandasnya.
Pekan Budaya Majapahit juga menyuguhkan beragam kegiatan lainnya. Antara lain, pertunjukan-pertunjukan budaya, festival kuliner, wahana permainan, pameran, dan Pasar Rakyat.
Adapun, puncak acara akan diisi dengan ’’Ritual Majapahit'' berupa pengambilan, penyerahan, dan Kirab 7 Air Suci.
Kegiatan akan diakhiri dengan Sumpah Amukti Palapa, sesuci jiwa raga, dan pesta kembang api. (oce/fen)
Editor : Fendy Hermansyah