Perempuan asal Surabaya itu meninggal dunia setelah menderita sakit dan sempat menjalani perawatan di RS Gatoel, Kota Mojokerto, Minggu (19/9).
Papan ucapan duka cita atas meninggalnya legenda musik Nasional itu terpasang di pagar rumah bercat hijau Perumahan Puri Permata Indah Blok A2 No. 14, Desa Tambakagung, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Selasa (19/9) siang.
Rumah dua lantai tersebut tampak ditutup dan pagarnya digembok. Sejak Senin (11/9) hingga Jumat (16/9), Lies tinggal di rumah milik kakaknya, Titiek AR itu.
"Tadi pukul 07.00, om Whiliem dan tante Titik ke Surabaya mengantar almarhum ke tempat persemayaman Adi Yasa," ungkap Chafid Chairul, keponakan almarhum Lies kepada Jawa Pos Radar Mojokerto.
Dirinya mengatakan, tadi pagi, dua anak Lies AR dari Belanda datang ke Surabaya untuk menjemput jenazah ibundanya.
Rencananya, jenazah Lies akan diterbangkan ke Belanda dan dimakamkan agar berdekatan dengan pihak keluarga. "Almarhum akan dimakamkan di Belanda," sebut Chafid yang tinggal di perumahan yang sama.
Pihaknya menceritakan, kabar meninggalnya Lies AR terbilang mendadak. Perempuan kelahiran Malang 30 Januari 1946 itu pulang ke Indonesia menuju Mojokerto pada Senin (18/9).
Di Mojokerto, Lies AR berkumpul bersama Titik AR dan suami, Whiliem. Selain itu, juga ada sejumlah kolega yang datang.
"Tiap tahun selalu liburan ke Mojokerto. Selama ini beliau tinggal di Belanda. Kalau ke sini, bersama keluarga yang lain biasanya kumpul-kumpul," sambung pria 30 tahun ini.
Jumat (15/9), Lies mengeluhkan sakit. Gitaris dan backing vocal super band Dara Puspita itu lantas dilarikan ke RS Gatoel, Kota Mojokerto.
Minggu (17/9), kondisinya menurun dan kemudian dinyatakan meninggal dunia. "Sekitar pukul 22.38 saya dapat kabar kalau Bude Lies sudah nggak ada," tambah dia.
Lies AR merupakan personel Dara Puspita, grup band yang seluruh anggotanya perempuan. Dia memegang gitar pengiring (rythm).
Dara Puspita, band legendaris yang meroket pada tahun 1960-1970-an tersebut pernah tinggal dan keliling di Eropa selama 5 tahun.
Tahun lalu, mereka kembali naik panggung untuk pertama kalinya sejak dinyatakan bubar pada 1970-an. (fen)