Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Keren! Perajin Batik di Kota Mojokerto Dilatih Bikin Motif Baru, Eksplorasi Kekayaan Warisan Leluhur

Fendy Hermansyah • Selasa, 22 Agustus 2023 | 21:35 WIB
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari melihat batik hasil karya perajin batik di kota setempat, Senin (21/8/2023).
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari melihat batik hasil karya perajin batik di kota setempat, Senin (21/8/2023).
KOTA MOJOKERTO
- Keberadaan perajin batik di Kota Onde-Onde terus diberdayakan. Satu di antaranya dengan memperkaya motif batik dengan mengeksplorasi kekayaan warisan leluhur.
 
Pemerintah Kota Mojokerto, Jawa Timur memberikan pelatihan kepada perajin batik dengan membuat motif baru yang terinspirasi dari sekitarnya supaya hasilnya lebih bervariatif serta lebih baik lagi.
 
"Sebanyak 30 perajin batik Kota Mojokerto diberikan pelatihan batik dengan membuat motif baru. Para perajin batik dibebaskan berkreasi membuat motif batik yang terinspirasi dari sekitarnya," kata Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat kegiatan pelatihan, Senin.

Ia mengatakan, pelatihan tersebut diadakan selama lima hari dari tanggal 19 sampai dengan 23 Agustus 2023, di Gedung Workshop Alas Kaki Surodinawan, Kecamatan Prajurit Kulon Kota Mojokerto.

Selain dilatih membuat motif baru, kata dia, para perajin juga diberikan pelatihan tentang manajemen mutu dan pengelolaan sentra IKM Inkubasi Wastra Batik.

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengatakan Pemkot Mojokerto akan terus memfasilitasi perajin batik untuk bersama-sama membangun Kota Mojokerto dari sisi IKM batik.

"Ini butuh kerja sama, tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Batik ini merupakan salah satu warisan leluhur, ini yang harus terus kita lestarikan. Dan mengikuti perkembangan di era abad 21 ini," katanya.

Wali Kota yang akrab disapa Ning Ita ini mengatakan seiring perkembangan zaman perajin batik harus mengikuti apa yang menjadi keinginan masyarakat di abad ini agar tidak tergilas oleh zaman.

"Warisan leluhur tetap kita lestarikan, tapi di sisi berbeda kita juga harus mengikuti apa yang menjadi tren atau kebutuhan di abad yang terus berubah, supaya usaha kita tetap berjalan," ucapnya.

Meski demikian, Ning Ita berpesan agar para perajin batik Kota Mojokerto untuk tidak meninggalkan apa yang telah diwariskan oleh leluhur.

Berbagai upaya dilakukan Pemkot Mojokerto melalui Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Perindustrian dan Perdagangan (Diskopukmperindag) Mojokerto  untuk memperkaya pengetahuan perajin batik Kota Mojokerto mulai dari teknik, motif, hingga manajemen usaha.

Dalam pelatihan ini, Pemkot Mojokerto mendatangkan Narasumber Direktur Kuliner, Kriya, Desain dan Fashion Kemenparekraf RI, Yuke Sri Rahayu, Ketua Pokja Kriya Wastra Kemenparekraf RI, Dedy Jarries Aprinico Sinurat dan Dosen Pasca Sarjana Universitas Glasgow Skotlandia, Aprina Murwanti. (*/fen)

Editor : Fendy Hermansyah
#Perajin #batik #Kota Mojokerto