Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Kirab Ritual dan Budaya Lalui Rute 3,9 Km di Tengah Kota Mojokerto

Fendy Hermansyah • Selasa, 9 Mei 2023 | 13:07 WIB
EVENT KOTA: Ruas Jalan Gajah Mada di depan Kantor Wali Kota Mojokerto menjadi salah satu rute yang dilalui pada Kirab Ritual dan Budaya HUT Kelenteng Hok Sian Kiong yang digelar Minggu (14/5). (Rizal Amrulloh/JPRM)
EVENT KOTA: Ruas Jalan Gajah Mada di depan Kantor Wali Kota Mojokerto menjadi salah satu rute yang dilalui pada Kirab Ritual dan Budaya HUT Kelenteng Hok Sian Kiong yang digelar Minggu (14/5). (Rizal Amrulloh/JPRM)
KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Kirab Ritual dan Budaya bakal melalui rute sepanjang 3,9 kilometer (km) pada puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-200 Kelenteng Hok Sian Kiong, Minggu (14/5). Sebanyak 51 kelenteng dari berbagai penjuru daerah di Indonesia akan menyusuri jalan protokol di Kota Mojokerto dengan mengarak kimsin dewa dan atraksi barongsai.

Ketua Panitia Kirab Ritual dan Budaya HUT Ke-200 Kelenteng Hok Sian Kiong, Suryanto mengungkapkan, panitia telah menetapkan rute pawai dengan titik keberangkatan dan finis di Kelenteng Hok Sian Kiong pada hari Minggu (14/5) pagi. Para peserta kirab akan melalui sejumlah ruas jalan di tengah kota dengan estimasi total jarak rute 3.964 meter atau 3,9 km. ”Rute sudah fix berdasarkan hasil koordinasi panitia dengan Polres Mojokerto Kota dan Pemkot Mojokerto,” terangnya.

Start dari Kelenteng Hok Sian Kiong di Jalan PB Sudirman Nomor 1, rute kirab dan budaya akan melewati sejumlah objek bersejarah berstatus cagar budaya, kantor pemerintahan, hingga ruas jalan yang dulu masuk dalam kawasan kampung pecinan.

Pawai berjalan melintasi Jalan Letkol Sumarjo menuju ke Alun-Alun Kota Mojokerto melalui Jalan A. Yani. Kirab berlanjut dengan menyusuri pusat perniagaan di Jalan Mojopahit dan di sepanjang Jalan Bhayangkara.

Peserta kirab melanjutkan perjalanan dengan melewati Jalan Gajah Mada yang menjadi Kantor Wali Kota Mojokerto dan DPRD Kota Mojokerto. Masyarakat di tengah kota juga dapat menyaksikan pawai saat peserta kirab menempuh perjalanan di Jalan HOS Cokroaminoto-Jalan Karyawan Baru-Jalan Niaga, dan finis di Kelenteng Hok Sian Kiong.

Suryanto menambahkan, kirab ritual dan budaya tahun 2023 akan menjadi event terbesar dibanding tahun-tahun sebelumnya. Karena total ada 51 kelenteng dari berbagai penjuru daerah yang berpartisipasi. ”Selama kirab, masing-masing perwakilan kelenteng membawa kimsin dan barongsai,” ulasnya.

Termasuk TITD Hok Sian Kiong selaku tuan rumah yang akan menyuguhkan pawai kimsin dewa YM Makcho Thian Shang Sheng Mu yang juga bertepatan ulang tahun ke-1063. Sebelum pelaksanaan kirab, dilakukan prosesi penerimaan kiem sien atau patung dewa dari kelenteng asal berbagai daerah pada Sabtu, (13/5).

Untuk menjaga ketertiban dan keamanan selama dalam rangkaian Kirab Ritual dan Budaya HUT Ke-200 Hok Sian Kiong, panitia juga telah dibantu oleh berbagai unsur. Terutama, Polres Mojokerto Kota dan Kodim 0815 Mojokerto. ”Dari Pemkot Mojokerto juga akan menyiapkan petugas satpol PP agar pelaksanaan kirab dari awal hingga selesai bisa berjalan dengan tertib dan lancar,” pungkasnya. (ram/ron)


Editor : Fendy Hermansyah
#kabupaten mojokerto #Majapahit #Pemkot Mojokerto #Mojopahit #Pemkab Mojokerto #trawas #pacet #Kelenteng #kerajaan majapahit #kirab #Kota Mojokerto #mojokerto #pawai budaya #soekarno #hok sian kiong #trowulan #onde-onde