Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Medali Bersalawat Jadi Puncak Ruwah Desa

Fendy Hermansyah • Selasa, 21 Maret 2023 | 13:50 WIB
MENGGEMA: Habib Anies Syahab bersama para ulama dan perangkat Desa Medali, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto menyenandungkan salawat dalam acara Medali Bersalawat, tadi malam. (Yulianto Adi Nugroho/JPRM)
MENGGEMA: Habib Anies Syahab bersama para ulama dan perangkat Desa Medali, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto menyenandungkan salawat dalam acara Medali Bersalawat, tadi malam. (Yulianto Adi Nugroho/JPRM)
PURI, Jawa Pos Radar Mojokerto - Salawat menggema dari Desa Medali, Kecamatan Puri, tadi malam (20/3). Puluhan ribu jamaah memadati pengajian yang dihadiri para ulama besar tersebut. Lantunan pujian kepada Rasulullah itu memuncaki rangkaian kegiatan ruwah desa dan peringatan satu abad Nahdlatul Ulama (NU) selama sepekan terakhir.

Acara Medali Bersalawat ini berlangsung di lapangan depan Balai Desa Medali. Sejak pukul 19.00, jamaah sudah mulai memadati lokasi. Anak-anak dan orang dewasa membaur melantunkan salawat kepada Kanjeng Nabi Muhammad SAW. ’’Salawatan ini bermakna keinginan kami untuk menghadirkan Rasulullah di tengah-tengah kami,’’ ungkap Kepala Desa Medali Miftahuddin.

Hadir dalam undangan Medali Bersalawat adalah Habib Luthfi bin Yahya, Habib Anies Syahab, Habib Haidar Al Haddah, KH Abdul Adhim Alwi, Gus Barra, Gus Isyroqi Nur Muhammad, Grup Ahbabul Mustofa Lamongan, serta para ulama dan kyai lain. Miftahuddin mengungkapkan, salawatan bersama para ulama besar itu diharapkan membawa keberkahan di desa yang terkenal dengan produk alas kaki tersebut. ’’Berkah dalam segala hal, berkah ekonomi sampai berkah kehidupan masyarakatnya,’’ ujarnya.

Selama seharian kemarin, sejumlah kegiatan juga diselenggarakan. Antara lain khotmil Quran, bari’an, dan ziarah makam. Bari’an menjadi wujud syukur warga akan nikmat dan anugerah kepada Allah SWT sekaligus melestarikan tradisi untuk mempererat kerukunan. ’’Kami berdoa Desa Medali diberi kerukunan, gotong royong, dan barokah,’’ tandasnya.

Rangkaian Ruwah Desa Medali telah digelar sejak Selasa (14/3) malam dengan ziarah makam leluhur. Acara disambung dengan Ngaji Bareng Gus Miftah pada Rabu (15/3) malam dan dilanjutkan sarasehan UMKM pada Kamis (16/3) malam. Tak berhenti di situ, selama tiga hari dari Jumat (17/3) sampai Minggu (18/3), ratusan pelaku UMKM menggelar bazar di lapangan Balai Desa Medali yang dlanjutkan dengan kirab budaya dan arak-arakan gunungan berupa ribuan pasang sepatu. (adi/ron)
Editor : Fendy Hermansyah
#kabupaten mojokerto #Majapahit #Nahdlatul Ulama #Pemkot Mojokerto #medali bersalawat #Mojopahit #Pemkab Mojokerto #trawas #ruwah desa #pacet #kerajaan majapahit #Kota Mojokerto #mojokerto #habib anies syahab #soekarno #trowulan #onde-onde