Ratusan hingga ribuan pengunjung dibuat takjub dengan atraksi seni tari singa khas etnis Tionghoa yang diperagakan komunitas Young Lion Mojokerto itu. Mereka seolah dibuai dengan atraktifnya lima pasang penari barongsai yang total menghibur sejak sore hingga malam hari.
Tidak hanya mempertontonkan keahliannya dalam menari dan melompat tonggak. Lima barongsai ini juga turut berkeliling dari tenant ke tenant sambil menyapa pengunjung. Tak sedikit pengunjung yang memberikan angpao sebagai tanda terima kasih. Pertunjukan diakhiri dengan sesi foto yang banyak diramaikan para balita dan anak-anak, tepatnya di Darmo Corner.
Manajer Event Jawa Pos Radar Mojokerto (JPRM), Arief Hikmawan mengatakan, pementasan barongsai sudah menjadi agenda rutin setiap momentum imlek tiba. Tidak sekedar untuk menghormati etnis Tionghoa yang merayakan tahun baru Cina, ajang ini juga untuk memberikan hiburan segar bagi warga Kota Mojokerto, khususnya pengunjung mall. Apalagi, Imlek tahun ini bertepatan dengan akhir pekan. Sehingga banyak warga yang antusias menanti keharmonisan antaretnis dan antaragama lewat pertunjukan seni dan tradisi.
’’Kami memberikan hiburan bagi warga Kota Mojokerto yang sama-sama ikut merayakan imlek. Meskipun berbeda kepercayaan maupun etnis, akan tetapi bisa saling menghormati satu sama lain,’’ ujarnya. Tidak hanya seni barongsai, momentum imlek nantinya juga akan diramaikan dengan ajang Pemilihan Koko Cici Cilik 2023, Minggu (22/1) di Atrium Sunrise Mall.
Setidaknya ada 50 peserta yang akan bersaing menjadi Duta Koko Cici Cilik. Ada tiga kriteria yang akan dinilai dewan juri kepada peserta. Mulai dari performance, pose, hingga perolehan balot pembaca.
Dari tiga penilaian itu, akan ditentukan pemenang sesuai kategorinya. ’’Nanti ada yang gelarnya sebagai Koko Cici Cilik, ada yang kategori foto model hingga Koko Cici Cilik Favorit Pembaca JPRM,’’ katanya. Busana yang dikenakan saat penampilan yakni bernuansa Imlek. Meski event ini digelar untuk memeriahkan Imlek 2023, namun peserta tidak harus dari etnis Tionghoa. Semua anak bisa mengikuti lomba ini sesuai dengan kategori usia yang ditentukan.
Antara lain, kategori A untuk usia 4-8 tahun dan kategori B bagi usia 9-13 tahun. ’’Siapapun boleh ikut, asalkan usianya sesuai dengan kategori yang ditentukan. Selain itu, kesempatan ini kami buka untuk warga luar daerah juga,’’ ujarnya.
Seluruh pemenang bakal mendapat piala, sertifikat, uang tunai dan cenderamata. Termasuk bagi 50 pendaftar pertama yang juga mendapatkan voucher gratis dari Amazone. Event ini terselenggara dari kolaborasi JPRM bersama Sunrise Mall Mojokerto, serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mojokerto. Didukung pula sejumlah pihak mulai dari Bank BNI, Cheers dan Polres Mojokerto Kota.
’’Untuk 30 pendaftar pertama lomba foto model ini juga akan mendapatkan voucher Amazone. Aspek yang dinilai juga hampir sama dengan yang lomba pemilihan Koko Cici, yang berbeda hanya di penilaian pose,’’ bebernya. (far/fen)
Editor : Fendy Hermansyah