PAGUYUBAN Sosial Marga Tionghoa (PSMTI) Kota Mojokerto menggelar donor darah di Lantai 2 Sunrise Mall Mojokerto, Sabtu (24/9). Aksi sosial ini merupakan rangkaian HUT ke-24
Ketua PSMTI Kota Mojokerto, Nian Jaya mengatakan, kegiatan bakti sosial donor darah ini merupakan rangkaian hari ulang tahun Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia ke-24. ’’Ulang Tahun PSMTI sendiri bertepatan tanggal 28 September,’’ kata pria kelahiran Blitar ini.
Donor darah ini dilakukan secara serentak seluruh Indonesia dengan waktu yang berbeda beda hingga menginjak tanggal 28 September lusa. Nian menambahkan, saat ini khalayak umum belum mengetahui tentang paguyuban ini. PSMTI Kota Mojokerto sebetulnya merupakan salah satu wadah bagi warga Tionghoa yang ada di Kota Mojokerto. Sedangkan anggota PSMTI Kota Mojokerto ini Yakni semua orang Tionghoa dan keturunannya. ’’Anggota PSMTI ini adalah semua orang Tionghoa dan keturunannya, kecuali dia menolak,’’ tegasnya.
Hingga saat ini, ada 1000 lebih anggota. Namun, banyak yang masih pasif dalam paguyuban. ’’Makanya, dengan adanya bakti sosial donor darah ini bisa mengenalkan ke masyarakat luar mengenai keberadaan peguyuban PSMTI,’’ imbuhnya.
Kegiatan donor darah sukarela yang dihelat di Sunrise Mall ini memiliki banyak manfaat. Yakni menanamkan rasa kepedulian kepada sesama dan mengenalkan PSMTI Kota Mojokerto kepada masyarakat umum. Pihaknya selalu memberikan wejangan kepada warga Tionghoa, khususnya generasi milenial untuk selalu membantu orang-orang yang kurang mampu dan menanamkan integritas berbangsa dan bernegara sesuai dengan sumpah pemuda dan Bhineka Tunggal Ika. ’’Pengurus PSMTI Kota Mojokerto saat ini sudah lengkap. Semoga ke depannya, PSMTI makin familiar di masyarakat luas,’’ ungkap Nian.
Di lokasi yang sama, Erni, Sekretaris PSMTI Kota Mojokerto mengatakan, selain donor darah, juga ada kunjungan ke panti asuhan dan panti werdha serta jalan sehat atau pagi hingga mengadakan bazar murah. Dalam giat donor darah di Sunrise Mall, anggota dan pengurus PSMTI Kota Mojokerto sangat antusias. Ada sekitar 80-an peserta donor darah.
’’Ada 49 kantong darah yang berhasil di dapatkan. 33 peserta dinyatakan gagal dikarenakan ada yang sebelumnya mengkonsumsi obat, tekanan darahnya tinggi atau rendah. Berharap, Januari akan ada giat donor lagi dan semoga saja tiap 3 bulan sekali rutin bisa dilaksanakan,’’ pungkas Erni. (dik/ron)
Editor : Fendy Hermansyah