Situs Sumur Upas, Pusat Peradaban Majapahit dengan Infrastruktur Modern

Yulianto Adi Nugroho • Dipublikasikan Senin, 21 September 2026 | 10:56 WIB

 

TITIK NOL KERAJAAN: Menteri Kebudayaan Fadli Zon saat meninjau Situs Sumur Upas-Candi Kedaton, Dusun Kedaton, Desa Sentonorejo, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Minggu (13/9). (dok kementerian kebudayaan)
TITIK NOL KERAJAAN: Menteri Kebudayaan Fadli Zon saat meninjau Situs Sumur Upas-Candi Kedaton, Dusun Kedaton, Desa Sentonorejo, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Minggu (13/9). (dok kementerian kebudayaan)

Situs Sumur Upas di Dusun Kedaton, Desa Sentonorejo, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto diyakini sebagai titik nol alias pusat peradaban Kerajaan Majapahit yang eksis sekitar 700 tahun silam. Penelitian di kawasan yang juga dikenal dengan nama Candi Kedaton tersebut menunjukkan adanya struktur hunian elite bangsawan dan raja lengkap dengan tata kelola air serta infrastruktur modern pada zamannya.

BERDASARKAN hasil pemetaan LiDAR dan ekskavasi, wilayah Sentonorejo ini merupakan titik nol kota raja Majapahit dengan infrastruktur yang sudah sangat modern,” kata Menteri Kebudayaan Fadli Zon saat meninjau Situs Sumur Upas, Minggu (13/9). 

LiDAR atau Light Detection and Ranging merupakan metode analisis teknologi pemetaan wilayah tiga dimensi. Dengan teknologi tersebut, bentuk permukaan bumi dan struktur sejarah yang terkubur di bawah tanah memungkinkan untuk dipetakan melalui sinar laser. 

Fadli Zon mengatakan, hasil analisis LiDAR dan ekskavasi arkeologis terkini menunjukkan indikasi Situs Sumur Upas sebagai pusat kedaton alias singgasana kota raja atau juga titik nol peradaban Majapahit. 

Kesimpulan yang didapatkan para arkeolog ini diperkuat dengan ditemukannya struktur hunian elite berikut tata ruang yang lebih unggul dibanding situs lainnya. Kemajuan infrastruktur itu antara lain ditunjukkan dari adanya sistem petirtaan, saluran pengairan, terakota, batu bata, hingga plesteran kapur. 

TITIK NOL KERAJAAN: Menteri Kebudayaan Fadli Zon saat meninjau Situs Sumur Upas-Candi Kedaton, Dusun Kedaton, Desa Sentonorejo, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Minggu (13/9).
TITIK NOL KERAJAAN: Menteri Kebudayaan Fadli Zon saat meninjau Situs Sumur Upas-Candi Kedaton, Dusun Kedaton, Desa Sentonorejo, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Minggu (13/9).

Temuan tersebut, lanjut Fadli Zon, selaras dengan peta tata ruang yang dipaparkan Empu Prapanca dalam Kitab Kakawin Nagarakretagama Pupuh 8 serta naskah perjalanan milik Bujangga Manik.

Fadli Zon menuturkan, Situs Sumur Upas atau Candi Kedaton merupakan bagian penting dari kawasan kota kuno Majapahit yang menyimpan jejak kehidupan dan peradaban pada masa lampau.

”Situs Sumur Upas-Candi Kedaton kemungkinan merupakan bagian dari kompleks peribadatan bagi kalangan elite Majapahit. Kawasan ini dapat menggambarkan salah satu bagian suci dari keraton,” tandasnya. (adi/ris)

 

Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto
pusat majapahit infrastruktur modern situs sumur upas