Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Jejak Perjuangan Regu Tobah, Pasukan Gerilya Laskar Hizbullah

Rizal Amrulloh • Kamis, 4 Juni 2026 | 17:29 WIB
DIJAGA KETAT: Tentara Belanda melakukan pemeriksaan warga yang melintas di pos pertahanan Belanda di Mojokerto pada 1948. (dok koleksi Yuhan for JPRM)
DIJAGA KETAT: Tentara Belanda melakukan pemeriksaan warga yang melintas di pos pertahanan Belanda di Mojokerto pada 1948. (dok koleksi Yuhan for JPRM)

Pada masa revolusi, lahir kelompok pejuang yang dinamakan Regu Tobah. Barisan gerilyawan ini merupakan pasukan khusus yang dibentuk Laskar Hizbullah untuk merebut kembali wilayah Mojokerto dari tangan Belanda.

SEJARAWAN Mojokerto Ayuhanafiq menceritakan, terbentuknya Regu Tobah bermula saat tentara Belanda kembali menduduki wilayah Mojokerto pada Maret 1947. Laskar Hizbullah melakukan perlawanan dengan menyusun strategi untuk mempertahankan kemerdekaan RI. ’’Laskar Hizbullah kemudian membentuk pasukan gerilya,’’ ungkapnya.

Kesatuan pejuang dari kalangan santri ini membentuk sebuah unit tempur kecil yang beranggotakan 10 orang. Kelompok yang bernama Regu Tobah ini merupakan pasukan khusus yang memiliki keahlian sebagai gerilyawan.

’’Unit tempur ini berisikan orang-orang pilihan dari gabungan anggota Hizbullah yang memiliki pengalaman dalam pertarungan bersenjata,’’ papar pria yang akrab disapa Yuhan ini.

PEJUANG: Ichwan, anggota Laskar Hizbullah yang juga pemimpin Regu Tobah, pasukan gerilya yang melakukan penyerangan saat Belanda kembali menduduki wilayah Mojokerto.
PEJUANG: Ichwan, anggota Laskar Hizbullah yang juga pemimpin Regu Tobah, pasukan gerilya yang melakukan penyerangan saat Belanda kembali menduduki wilayah Mojokerto.

 

Terbentuknya Regu Tobah juga tidak lepas dari peran Kiai Achyat Chalimy. Sosok pemimpin Laskar Hizbullah inilah yang menginisasi perlawanan atas kembalinya penjajah di Mojokerto. 

Ulama yang dikenal dengan Abah Yat ini kemudian menunjuk seorang anggota bernama Ichwan untuk menjadi komandan Regu Tobah. Rumah dari pejuang yang bertempat tinggal di Dusun Daleman, Desa Japan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto sekaligus dijadikan sebagai markas. (ram/fen)

 

Editor : Fendy Hermansyah
#regu tobah #pasukan gerilya #laskar hizbullah #sejarah perjuangan #laskar hizbullah mojokerto