Kuliner di Era Majapahit, Jadi Komoditas Ekspor

Yulianto Adi Nugroho • Dipublikasikan Sabtu, 23 Mei 2026 | 12:30 WIB
WARISAN NUSANTARA: Instalasi kuliner khas Kerajaan Majapahit berupa bahan pangan tradisional kaya rempah di hotel The Apruva Kempinski Bali. (dok Kempinski Hotels for JPRM)
WARISAN NUSANTARA: Instalasi kuliner khas Kerajaan Majapahit berupa bahan pangan tradisional kaya rempah di hotel The Apruva Kempinski Bali. (dok Kempinski Hotels for JPRM)

 

BERBAGAI hasil bumi dan produk tekstil yang dihasilkan masyarakat Majapahit dijual ke luar negeri. Salah satu komoditas ekspor itu tak lain adalah kemukus, rempah pedas khas Jawa. 

”Kemukus sudah menjadi produk ekspor pada waktu itu,” kata pengajar sejarah di Universitas Negeri Malang, Daya Negri Wijaya.

Menurutnya, perdagangan internasional pada masa Majapahit itu salah satunya tertuang dalam catatan Ming Shilu dari Dinasti Ming yang mengisahkan hubungan diplomatik Tiongkok dengan berbagai kerajaan. 

Daya menjelaskan, cita rasa kuliner Majapahit memiliki ciri khas kaya dengan bumbu rempah. Kemukus, lada, cabai Jawa, dan rempah lainnya menjadi bahan-bahan baku yang wajib ada dalam setiap hidangan.

”Semua makanan yang berempah itu menjadi cita rasa Majapahit, kemungkinan besar setelah ada upacara sima biasanya ada kegiatan makan bersama,” tuturnya. (adi/ris)

 

Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto
kuliner era majapahit komoditas ekspor majapahit riwayat majapahit sejarah majapahit