Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Pendidikan Era Majapahit, Kuasai Baca Tulis hingga Ilmu Astronomi 

Yulianto Adi Nugroho • Sabtu, 4 April 2026 | 09:06 WIB

 

SUMBER SEJARAH: Prasasti dari masa Empu Sindok berisi penetapan tanah sima beraksara Jawa kuno yang ditemukan di Situs Gemekan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, pada 2022 silam. (dok JPRM)
SUMBER SEJARAH: Prasasti dari masa Empu Sindok berisi penetapan tanah sima beraksara Jawa kuno yang ditemukan di Situs Gemekan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, pada 2022 silam. (dok JPRM)

Pendidikan sudah menjadi salah satu kebutuhan dasar sejak masa Kerajaan Majapahit. Selain menguasai kemampuan dasar seperti membaca dan menulis, masyarakat Jawa kuno di masa itu telah memiliki pengetahuan astronomi yang berguna dalam kehidupan sehari-hari. 

BERBAGAI temuan prasasti peninggalan Majapahit menunjukkan kuatnya budaya baca dan tulis di masa kekaisaran pada 700 tahun silam tersebut. Layaknya pengumuman, prasasti tak lain dibuat agar dibaca masyarakat luas. Misalnya, prasasti penetapan tanah sima atau daerah otonom yang dibebaskan raja dari pajak. 

Tulisan yang dipahat pada batu atau logam itu akan ditaruh di tempat umum. ’’Artinya, itu pasti dilakukan dengan asumsi publik bisa baca tulis, karena di situ dituliskan juga kutukan yang ditujukan bagi semua orang yang melanggar isi prasasti,’’ pemerhati sejarah Asisi Suhariyanto di kanal Youtube ASISI Channel. 

Selain baca dan tulis, masyarakat Majapahit juga mendapat pendidikan berhitung yang berhubungan dengan ilmu Candrasengkala atau sistem penanggalan Jawa kuno.

Dalam kaitannya dengan kegiatan pertanian dan upacara sakral, masyarakat juga memiliki pengetahuan astronomi dan astrologi tentang pranata mangsa.

MENIMBA ILMU: Siswa SMPN 4 Mojokerto belajar di ruang kelas menggunakan koran sebagai media pembelajaran. Sejak masa Kerajaan Majapahit, membaca dan menulis sudah menjadi pelajaran dasar. (dok JPRM)
MENIMBA ILMU: Siswa SMPN 4 Mojokerto belajar di ruang kelas menggunakan koran sebagai media pembelajaran. Sejak masa Kerajaan Majapahit, membaca dan menulis sudah menjadi pelajaran dasar. (dok JPRM)

 

 ’’Ini berkaitan dengan pengaturan masa-masa di mana masyarakat melakukan kegiatannya. Misalnya, kapan harus bertani, menikah, bercocok tanam, menanen, dan lain-lain,’’ tuturnya. 

Asisi mengungkapkan, kemampuan dalam membaca benda langit dan tanda alam juga berguna untuk menandai munculnya penyakit, wabah, yang harus diwaspadai hingga masa kawin hewan ternak.

 ’’Itu semua masuk dalam pendidikan dasar karena berkaitan dengan kebutuhan praktis sebagai masyarakat petani dan peternak,’’ tandasnya. (adi/fen)

 

Editor : Fendy Hermansyah
#pendidikan era majapahit #mojosains #sejarah majapahit #Era Majapahit