Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Saudagar Kaya Manfaatkan Kereta Kuda

Yulianto Adi Nugroho • Sabtu, 18 Oktober 2025 | 15:35 WIB

MEWAH: Kereta kuda pada relief kisah Panji koleksi Museum Majapahit, Trowulan.
MEWAH: Kereta kuda pada relief kisah Panji koleksi Museum Majapahit, Trowulan.
 

 Lain halnya dengan masyarakat kecil yang berjualan menggunakan pikulan. Para saudagar kaya memanfaatkan kereta kuda untuk mengangkut barang dagangan mereka. Kepemilikan alat transportasi darat yang mengandalkan tenaga hewan itu telah menjadi penanda strata sosial semasa Kerajaan Majapahit.

 Pamong Budaya Pertama Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah (BPKW) XI Tommy Raditya Dahana mengatakan, kereta kuda memiliki dua atau empat roda kayu di sisi kanan dan kiri. Kendaraan ini biasanya ditarik dengan satu sampai empat ekor sesuai kebutuhan. Mengandalkan tenaga besar yang dimiliki kuda, kereta itu mampu mengangkut beban hingga ratusan kilogram untuk perjalanan jauh.

 Menurutnya, kendaraan tersebut tergolong istimewa, karena hanya dimiliki orang kaya. ”Sangat jarang masyarakat biasa memiliki kereta kuda,” ujarnya. Dia memperkirakan, hanya segelintir kalangan yang saat itu bisa memiliki kereta kuda. Mereka antara lain adalah pedagang besar. Dengan kereta kuda, para saudagar itu bisa mengangkut banyak barang dagangan dalam sekali perjalanan. ”Mungkin saat itu hanya saudagar kaya yang punya kereta kuda untuk mengangkut barang dagangan dari pasar ke pelabuhan,” imbuhnya. (adi/ris)

 

 

 

Editor : Hendra Junaedi
#Alat Angkut #Saudagar kaya #Pikulan #Alat Angkut Barang #Era Majapahit #kereta kuda