Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Denah Keruangan Candi Brahu Mojokerto Masih Miterius

Martda Vadetya • Minggu, 25 Mei 2025 | 15:40 WIB
DI TENGAH KEBUN: Tim ekskavasi menampakkan susunan bata kuno di tengah kebun tebu sisi tenggara Situs Candi Brahu, Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan.
DI TENGAH KEBUN: Tim ekskavasi menampakkan susunan bata kuno di tengah kebun tebu sisi tenggara Situs Candi Brahu, Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan.

Arkeolog Temukan Struktur di Bawah Jalan dan Perkebunan Tebu

 TROWULAN - Tim arkeolog Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XI Jatim menemukan susunan bata kuno tepat di bawah jalan desa hingga di area perkebunan tebu. Sebaran struktur ini ditampakkan setelah ekskavasi Situs Candi Brahu, Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, menginjak hari ke-12, kemarin (24/5).

 Sejauh ini tim ekskavasi telah membuka puluhan kotak gali. Baik di sisi selatan, barat, dan tenggara area utama Candi Brahu. Beberapa di antaranya tampak kosong tanpa adanya temuan struktur maupun artefak kuno. Namun, di tengah kebun tebu sekitar 100 meter di tenggara candi, para peneliti menemukan jejak bangunan kuno.

 ”Di area kebun tebu kita buka empat kotak gali, ada struktur yang membujur barat ke timur. Tapi, tidak segaris dengan struktur yang diduga pagar karena lebih ke selatan lagi,” ujar Ketua Tim Ekskavasi Situs Candi Brahu M. Ichwan, kemarin.

 Tampak bata kuno berdiameter sekitar 30 cm tersusun empat lapis dengan lebar sekitar 60 cm. Tim ekskavasi juga menemukan bagian bangunan kuno di bawah jalan desa sisi selatan Situs Candi Brahu.

 Berdenah bujur sangkar dengan dimensi 130 x 285 cm dan tinggi dua lapis. Struktur yang ditemukan sekitar 60 cm dari permukaan tanah ini mengarah ke area candi.

 ”Masih belum kami telusuri apakah menyambung dengan candi atau tidak. Dan kita tidak teruskan penggalian ke bawah jalan karena itu fasilitas umum. Sementara kita fokus di area kebun ini dulu,” terang arkeolog BPK Wilayah XI Jatim ini.

DEKAT JALAN: Struktur bata kuno ditemukan sekitar satu meter dari bawah jalan desa selatan Situs Candi Brahu, Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan.
DEKAT JALAN: Struktur bata kuno ditemukan sekitar satu meter dari bawah jalan desa selatan Situs Candi Brahu, Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan.

 Ichwan mengatakan, di area barat candi pihaknya belum menemukan tanda sebaran benda cagar budaya. ”Di kebun tebu sisi barat candi kita ekskavasi satu kotak gali. Kami gali sampai kedalaman tiga meter belum menemukan struktur,” sebut Ichwan.

 Dari sejumlah struktur yang ditampakkan, lanjut dia, belum ditemukan adanya sudutan struktur bata. Praktis, denah keruangan di sisi selatan Candi Brahu sementara ini masih misterius. 

”Belum temukan sudutan. Tapi, struktur yang memanjang di selatan ini segaris dengan struktur temuan BRIN pada 2014 lalu di sisi barat sawah,” tandasnya. 

Sebelumnya tim ekskavasi Situs Candi Brahu digelar BPK Wilayah XI Jatim mulai 13 hingga 28 Mei mendatang. Selama 14 hari itu tim arkeolog menyasar sekitar 30 kotak gali untuk menelusuri sebaran cagar budaya sekaligus struktur pagar keliling candi bercorak Buddha tersebut. (vad/ris)

 

Editor : Hendra Junaedi
#trowulan mojokerto #candi brahu #arkeolog #Ekskavasi Arkeologi #bejijong trowulan #balai pelestarian kebudayaan