Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Era Majapahit, Pilar Terakota Jadi Selubung

Yulianto Adi Nugroho • Sabtu, 29 Juni 2024 | 15:00 WIB

 

BUKTI SEJARAH: Bangunan dengan tiang tergambar dalam panil relief candi koleksi PIM.
BUKTI SEJARAH: Bangunan dengan tiang tergambar dalam panil relief candi koleksi PIM.

Sementara itu, selain menggunakan batu andesit, masyarakat Majapahit juga memproduksi terakota pilar. Unsur bangunan berbahan tanah liat yang dibakar ini umumnya berfungsi sebagai pelapis tiang kayu, bukan penopang utama laiknya yang berbahan batu.

 Kepala Sub Bagian Koleksi PIM Tommy Raditya Dahana menjelaskan, meski pilar batu dan tanah memiliki bentuk yang sama, namun fungsinya berbeda. Pilar tanah sebagai terakota lebih banyak dimanfaatkan untuk menutupi tiang utama. ”Dia menyelubuhi tiang kayu, biasanya di bagian bawah,” ujarnya.

 Selain berguna melindungi kayu dari pelapukan, terakota pilar ini juga dipasang untuk menambah esktetika bangunan. Nilai artistik itu tergambar dari motif yang terukir di sekujur terakota tersebut. ”Motif yang dibuat sesuai dengan kebudayaan masyarakat saat itu. (adi/ris)

 

ARTEFAK: Umpak berbahan batu koleksi Museum PIM yang digunakan sebagai tatakan pilar bangunan di era Kerajaan Majapahit.
ARTEFAK: Umpak berbahan batu koleksi Museum PIM yang digunakan sebagai tatakan pilar bangunan di era Kerajaan Majapahit.

Editor : Hendra Junaedi
#trowulan majapahit #batu andesit #pusat informasi majapahit #pim #mojokerto #umpak