Ada sejumlah alasan yang menjadi landasan candi era abad 14 ini memiliki daya tarik khas tersendiri.
Candi Bajang Ratu dianggap penting bagi Kerajaan Majapahit karena beberapa alasan:
Pertama, Keberadaan candi ini mencerminkan keagungan dan kejayaan Majapahit sebagai salah satu kerajaan Hindu-Buddha terbesar di Indonesia.
Candi Bajang Ratu merupakan salah satu candi tertua di Trowulan, ibu kota kerajaan Majapahit, dan menyimpan nilai sejarah serta kebudayaan.
Kedua, dari segi arsitektur, Candi Bajang Ratu merupakan contoh penting dari gaya bangunan Majapahit dengan atap bertingkat-tingkat seperti meru yang merupakan representasi gunung tempat dewa-dewa tinggal.
Ini mencerminkan kepercayaan agama dan pandangan kosmologi masyarakat Majapahit.
Ketiga, candi ini juga diduga dihubungkan dengan pemujaan dan penghormatan terhadap Raja Jayanegara, putra pendiri Kerajaan Majapahit, Raden Wijaya.
Dalam konteks ini, Candi Bajang Ratu mungkin berfungsi sebagai tempat untuk menghormati dan memperingati darma (pahala kebajikan) sang raja.
Keempat, sebagai bagian dari kompleks Trowulan, Candi Bajang Ratu menjadi salah satu saksi bisu perkembangan sejarah Kerajaan Majapahit.
Situs ini merupakan tempat penting bagi para peneliti, sejarawan, dan arkeolog untuk mempelajari dan memahami sejarah serta peradaban Majapahit.
Karena alasan-alasan ini, Candi Bajang Ratu dianggap penting bagi Kerajaan Majapahit dan menjadi bagian integral dari warisan budaya dan sejarah Indonesia. (fen)
Editor : Fendy Hermansyah