Candi ini merupakan salah satu situs arkeologi yang terkenal di Jawa Timur.
Candi Bajang Ratu dibangun pada abad ke-14, dan diyakini merupakan tugu peringatan untuk menghormati Jayanegara, raja kedua Majapahit yang wafat pada tahun 1328.
Dalam bentuknya, candi ini menampilkan arsitektur khas gaya Majapahit dengan menara kenteng yang tirus dan hiasan atap yang rumit.
Candi ini terbuat dari batu andesit dan diapit oleh beberapa relief serta ukiran hias yang indah.
Keunikan dari Candi Bajang Ratu antara lain terletak pada pintu portal utama yang berhias dengan motif singa dan burung Garuda yang merupakan lambang kesaktian dan kekuasaan kerajaan Majapahit.
Candi ini menjadi salah satu bukti kebesaran dan kemegahan kerajaan Majapahit pada zaman dahulu.
Tidak ada catatan sejarah yang pasti tentang siapa yang membangun Candi Bajang Ratu.
Namun, candi ini diduga kuat dibangun pada masa pemerintahan Kerajaan Majapahit di abad ke-13 atau ke-14 Masehi.
Beberapa sejarawan percaya bahwa Candi Bajang Ratu didirikan untuk menghormati Raja Jayanegara, putra dari Raden Wijaya, pendiri Kerajaan Majapahit.
Meskipun belum ada bukti yang pasti, kemungkinan besar candi ini dibangun oleh keluarga kerajaan atau pejabat penting di Kerajaan Majapahit pada saat itu. (fen)
Editor : Fendy Hermansyah