Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Arkeolog Temukan Struktur Dua Gapura Situs Bhre Kahuripan Raja Majapahit di Mojokerto

Martda Vadetya • Minggu, 6 Agustus 2023 | 16:45 WIB
CAGAR BUDAYA: Tim ekskavasi situs Bhre Kahuripan-Klinterejo mendapati temuan batur di stuktur pagar halaman kedua di Desa Klinterejo, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto.
CAGAR BUDAYA: Tim ekskavasi situs Bhre Kahuripan-Klinterejo mendapati temuan batur di stuktur pagar halaman kedua di Desa Klinterejo, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto.

SOOKO, Jawa Pos Radar Mojokerto – Ekskavasi penelusuran pola keruangan situs Bhre Kahuripan – Klinterejo terus berlangsung. Menginjak hari ke-18 ekskavasi, tim arkeolog BPK Wilayah XI Jawa Timur mendapati indikasi struktur gapura.

Bahkan, disinyalir terdapat dua gapura dalam satu struktur pagar yang tersusun dari bata kuno tersebut. 

”Interpretasi sementara ini kami dapati adanya dua titik tapak gapura atau batur di bagian struktur pagar,” ujar Ketua Tim Ekskavasi Situs Bhre Kahuripan-Klinterejo sekaligus Arkeolog BPK Wilayah XI Jatim M Ichwan.

Dijelaskannya, pondasi gapura tersebut ada di bagian utara dan tengah pagar yang tengah diekskavasi saat ini. Jarak kedua titik batur lebih dari lima meter.

Batur yang tersusun dari beberapa bata kuno itu menjorok ke arah barat dan timur pagar yang melintang dari utara ke selatan tersebut. 

”Batur ini rupanya ada di titik yang sama dengan temuan batu putih sebelumnya. Dugaannya, batu putih ini berfungsi sebagai profil gapura karena ditemukan lepas tidak menyatu dengan pagar,” ungkap arkeolog asal Klaten ini.

Temuan dua titik batur tersebut dinilai mengindikasikan adanya dua gapura di struktur pagar tersebut. Namun, hal tersebut masih perlu adanya pengkajian lebih lanjut. 

”Kemungkinannya mengarah pada dua gapura atau mungkin bisa lebih. Saat ini kita sedang telusuri lagi ke selatan,” terang Ichwan.

Namun begitu, pihaknya belum bisa berspekulasi terlalu jauh soal jenis gapura yang digunakan dalam salah satu komplek elit Majapahit tersebut.

”Apakah ini garupa model paduraksa atau bentar, kami masih belum bisa menyimpulkan. Apalagi, kami tidak menemukan trap tangganya,” urai arkeolog 51 tahun ini.

Ichwan menuturkan, pihaknya sangat berhati-hati selama proses ekskavasi lanjutan ini. Salah satunya, karena pola keruangan situs peninggalan era Raja Hayam Wuruk ini dinilai relatif kompleks.

”Jadi saat ini kami masih mencari mana struktur utama dan penyertanya. Sehingga bisa memperkuat hipotesa-hipotesa yang ada untuk mengungkap pola keruangan di sektor ini,” tandas Ichwan. (vad/fen)

Editor : Fendy Hermansyah
#struktur #bre #Majapahit #arkeolog #Gapura #klinterejo #situs #sooko #kerajaan #kahuripan #cagar budaya #bpk #raja #ekskavasi #trowulan