Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Situs Bhre Kahuripan Dilengkapi Wisata Patung Tribuana Tungga Dewi

Fendy Hermansyah • Sabtu, 15 Oktober 2022 | 18:27 WIB
SPIRIT MAJAPAHIT: Aster Panglima TNI Mayjen TNI Purwo Sudaryanto didampingi Danrem 082/CPYJ Kolonel Inf Unang Sudargo, SH.,M.M., Dandim 0815 Mojokerto Letkol Inf Beni Asman, S.Sos, MH, beserta jajaran saat peresmian kemarin.
SPIRIT MAJAPAHIT: Aster Panglima TNI Mayjen TNI Purwo Sudaryanto didampingi Danrem 082/CPYJ Kolonel Inf Unang Sudargo, SH.,M.M., Dandim 0815 Mojokerto Letkol Inf Beni Asman, S.Sos, MH, beserta jajaran saat peresmian kemarin.
TNI Dorong Jadi Wisata Sejarah

SOOKO, Jawa Pos Radar Mojokerto – Situs Bhre Kahuripan, Desa Klinterejo, Kecamatan Sooko, bersolek. Cagar budaya yang diyakini sebagai petilasan Tribuana Tungga Dewi kini makin cantik dengan dilengkapi musala dan patung sang raja ke tiga Majapahit tersebut. Menyusul diresmikannya sejumlah prasarana fisik tersebut oleh Asisten Teritorial (Aster) Panglima TNI Mayjen TNI Purwo Sudaryanto, kemarin.

Patung dan musala yang mewujudkan sekaligus dinamai Tribuana Tungga Dewi tersebut diresmikan kemarin sore. Turut hadir Danrem 082/CPYJ Kolonel Inf Unang Sudargo, SH.,M.M., Dandim 0815 Mojokerto Letkol Inf Beni Asman, S.Sos, MH, beserta jajaran. ”Kita tidak bisa lepas dari jasa beliau (Tribuana Tungga Dewi). Beliau seorang raja dari Majapahit yang melahirkan Raja Hayam Wuruk yang bisa menyatukan Nusantara,” ungkap Aster Panglima TNI Mayjen TNI Purwo Sudaryanto, seusai peresmian.

Pembangunan prasarana di sisi barat pendapa situs tersebut hasil program Serbuan Teritorial dan Komunikasi Sosial TNI Dengan Komponen Masyarakat 2022 yang rampung didirikan beberapa waktu lalu. Pembangunan fisik tersebut, utamanya patung sang raja, tidak lepas dari besarnya nilai sejarah Nusantara. Patung setinggi 4,5 meter karya Putut Nugraha, perupa asal Mojokerto, itu menggambarkan Tribuana Tungga Dewi yang membawa senjata trisula.

Sosok yang sarat akan pemimpin wanita dengan keberanian dan kapasitas di atas rata-rata itu diharapkan mampu menularkan spirit positif yang sama pada para pengunjung situs. ”Harapan kami, dengan upaya pelestarian sejarah ini bisa mengingatkan kembali generasi mendatang akan sejarah bangsa Indonesia. Karena generasi yang tidak tahu sejarahnya, bisa membuat bangsa Indonesia kehilangan identitasnya,” bebernya.

Terlebih, dilengkapinya prasarana di situs cagar budaya itu untuk menunjang sekaligus mewujudkan Situs Bhre Kahuripan sebagai wisata sejarah dan religi. Sehingga, dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar maupun khlayak umum. ”Kami turut mendukung dan mendorong stakeholder terkait untuk melestarikan sejarah dan cagar budaya ini. Termasuk kami ajak masyarakat untuk ikut berperan. Karena ketika ini (wisata sejarah dan religi) telah dibuka, dampak positifnya pun akan dirasakan oleh masyarakat juga,” sebut jenderal bintang dua itu.

Dalam kunjungannya ke Desa Klinterejo, TNI turut merenovasi 10 rumah warga yang tak layak huni dan satu sekolah. Berikut kegiatan nonfisik yang selaras dengan pembangunan pemerintah usai dihantam Pandemi Covid-19. Di antaranya, penyuluhan wawasan kebangsaan, kesehatan, hingga pembagian bansos. (vad/ron)

Editor : Fendy Hermansyah
##situs #bre #Majapahit #patung #tribuana #wisata #kahuripan #tungga dewi